Jakarta, Proliman News – Beredar video Advokad Kurnia Tri Royani menangis sambil berjalan didampingi sejumlah orang usai diperiksa oleh Polda Metro Jaya, Kamis ( 13/11/2025) semalam.
Selain Kurnia Tri Royani ada juga ahli forensik Rismoin Sianipar berrjalan bersama mereka dengan tidak mengucapkan satu patah katapun.
Mereka nampak lunglai tidak bisa mengeluarkan sepatah katapun untuk wartawan usai menjalani pemerikasaan selama 9 jam di Polda Metro Jaya, terkait kasus ijasah palsu Jokowi.
Bahlkan ketika wartawan meminta statemennya, keduanya hanya bungkam tidak mau memberi statemen apapun.
“Tidak ada, tidak ada,” ujar Kurnia Tri Royani sambil terus berada disamping Rismon Sianipar.
Sementara Rismon Sianipar hanya bungkan sambil matanya nanar tatapannya kosong dan terus berjalan lunglai.
Dalam video itu terlihat juga ada Said Didu dan sejumlah aktivisa lain yang menyertainya namun mereka juga tidak bersedia memberi statemen.
“Bang sepatah kata saja bang,” ujar wartawan kepada Rismon Sianipar. Namun tetap tidak ada pernyataan apapun kepadapa pers.
Ini menjadi sangat ironis karena sebelum masuk ruang pemeriksaan Rismon Sianipar bahkan sempat mencaci maki Polda Metro Jaya yang menudingnya melakukan editing ijasah Jokowiu.
Karena tidak terima dituding mengedit ijasah Jokowi, Rismon Sianipar akan menggugat Polda Metro Jaya sebesar Rp 126 triliun atau sebesar satu anggaran Polri.
Rismon Sianipar bahkan dengan nada galak mencak-mencak dan mengancam Polda Metro Jaya tidak main-main dengan tuduhannya.
Sebelumnya kedua tokoh ini yakni Kurnia Tri Royani dan Rismon Sianipar dengan garang menyerang Presiden ke-7 RI Joko Widodo hingga memberi kritik pedas kepada Pemerintah Prabowo.
Namun semalam keduanya seperti wayang kulit terendam air sewindu, lemas lunglai, bahkan tak sepatah katapun keluar dari mulutnya.
Hanya tangisan Advokat Kurnia Tri Royan yang terdengar cukup keras sambil terus berjalan pulang.
Liputan : Suyono Sugondo


