Nasib Wardoyo: Ide Satu Kopdes MP Satu Dapur MBG Porsi 500 Paket Makan Keren, Saya Sepakat Ini !

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah dinilai belum memiliki perangkat hukum yang cukup terkait perlindungan siswa. (foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Sepakat dengan ide Politisi PDIP DIY Fajar Gegana, Anggota DPRD Kulon Progo dari Partai NasDem Nasib Wardoyo memberi pernyataan lebih tegas.

Ia meminta agar Badan Gizi Nasional (BGN) memberi jatah kepada semua Koperasi Desa Merah Putih ( Kopdes MP) di Kabupaten Kulon Progo masing-masing satu unit dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Nasib Wardoyo mengatakan ide Bung Fajar Gegana ini keren, dan jangan hanya mendorong tetapi tegas saja meminta agar BGN memberi jatah satu dapur MBG kepada Kopdes MP.

“Saya sepakat dan tertarik dengan ide Bung Fajar Gegana, bahwa semua Kopdes MP di Kabupaten Kulon Progo didorong memiliki satu dapur MBG, ide ini keren, dan jangan hanya mendorong tetapi tegas saja meminta agar BGN memberi jatah satu dapur MBG kepada Kopdes MP, “ ujar Nasib Wardoyo ketika diminta keterangannya, Kamis (3/12/2025).

Ia mengatakan, jika ide ini didukung oleh semua komponen termasuk eksekutif dan Paguyuban Lurah se- Kulon Progo Bodronoyo dan lembaga lain dipasti BGN akan menyetujui.

Karena ide ini rasional, bagus, dan bahkan ruang berkembangnya usaha Kopdes MP terlihat lebih terbuka dan terarah.

Ia juga sepakat paket dapur MBG bagi Kopdes MP yang ada di semua kalurahan tidak perlu porsi besar, tetapi cukup porsi kecil antara 400 – 500 porsi saja.

BACA JUGA  Penumpang Selamat Bus PO Murni Jaya Terjungkal ke Lahan Sawah di Tayuban Panjatan Kulon Progo

Sehingga modal untuk membangun dapur MBG relatif bisa dijangkau Kopdes MP, karena tidak membutuhkan dana miliaran rupiah. Namun cukup seratus hingga dua ratus juta rupiah saja.

Nasib Wardoyo menyatakan, jika gagasan ini sebaiknya segera diterapkan sehingga satu masalah terkait bidang usaha Kopdes MP yang kini masih menjadi berdebatan akan selesai.

“Ini sangat rasional. Saya senang dengan munculnya ide ini. Karena saat dioperasikan tahun 2026 mendatang Kopdes MP langsung memiliki kegiatan usaha yang pasti, dan akan lebih berkembang,” katanya.

Ia mengatakan, jika satu Kopdes MP memiliki dapur MBG dengan porsi maksimal 500 paket makan maka setidaknya lembaga ini butuh pasokan berbagai bahan pangan dari lingkungannya.

Mulai dari beras, sayuran, tempe tahu, lele, telur dan buah-buahan dalam jumlah tidak sedikit dari mitranya di setiap kalurahan.

“Ini akan menumbuhkan kegiatan ekonomi yang bakal ngremboko baik di Kopdes MP atau masyarakat sekitarnya. Kopdes MP juga bisa mengembangkan usaha pada pemenuhan kebutuhan harian mereka sendiri dengan mengelola kolam perikanan ikan lele, atau jenis ikan lain serta pertanian sayuran dan buah-buahan. Luar biasa kan?” paparnya.

Maka sekali lagi ia sepakat dengan ide politisi PDIP Fajar Gegana agar BGN melakukan penataan ulang keberadaan dapur MBG yang selama ini ditangani oleh pemodal besar untuk didekatkan kepada misi permberdayaan ekonomi rakyat.

BACA JUGA  Ombudsman RI Perwakilan Yogyakarta Kaget Melihat Banyaknya Nasabah Korban Kecurangan BUKP Wates dan Galur

Dengan memberi porsi satu dapur MBG bagi Kopdes MP maka akan lebih konkrit lagi tujuan dicanangkannya program MBG oleh Presiden Prabowo.

“Yakni pedesaan semakin makmur sejahtera, dan Kopdes MP bisa menjadi penggerak perekonomian di semua wilayah di Tanah Air,” katanya.

Dengan satu dapur MBG satu Kopdes MP maka kontrol semkin baik, makanan terjamin segar, karena untuk menyiapkan 500 porsi makan tidak butuh waktu panjang. Makanan tidak basi dan lebih sehat.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *