Tertulis Proyek Dalan Bosok Sonya – Gunung Kelir Sumber Dana Swadaya Masyarakat / Donasi, Ada – ada Saja !

“Sumber dana swadaya masyarakat /donasi, proyek rabat beton ruas jalan kabupaten Dalan Bosok Sonya – Gunung Kelir,” tulis warga dalam sebuah spanduk kecil pengganti papan proyek.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Beredar luas melalui unggahan akun Facebook Jejak Kulon Progo, berbagai foto warga Sonya, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, ngecor jalan bosok sepanjang 3 kilometer dengan rabat beton.

“Sumber dana swadaya masyarakat /donasi, proyek rabat beton ruas jalan kabupaten Dalan Bosok Sonya – Gunung Kelir,” tulis warga dalam sebuah spanduk kecil pengganti papan proyek.

Hasil Jepretan kemarin. Gambaran warga desa yang punya niat dan tekad

Unggahan ini pun mendapat ratusan hampir seribu komentar dari warganet dengan berbagai ragam umpatan dan kritik kepada Pemerintah Daerah dan DPRD Kulon Progo.

“Ini bukan proyek pemerintah daerah, tapi murni hasil keringat dan uang patungan warga yang sudah hilang kesabaran!,” tulis unggahan tersebut.

​Warga Padukuhan Sonyo, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo nekad memperbaiki sendiri jalan kabupaten yang sudah hancur lebur selama 15 tahun.

​Kamis (11/12/2025), puluhan warga turun ke jalan. Dengan dana swadaya Rp 30 juta, mereka menyulap jalan penuh batu tajam menjadi beton setebal 10 cm.

​Padahal ini jalan kabupaten, tapi perbaikannya justru pakai uang pribadi warga. Gimana menurutmu, Lur? Warganya top banget atau…?

“Perasaanmu pie nek ngno kui lurr, dadi warga Kulon Progo,” tulis Maz Nawan, dalam kolom komentar unggahan tersebut.

“Ketika warga harus patungan dan swadaya memperbaiki jalan yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah, ada pihak yang merasa semua baik-baik saja.

BACA JUGA  Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jendral TNI Maruli Simanjuntak: Prajurit Tidak Boleh Terlibat Judol dan Pinjol

Mungkin karena tidak pernah melewati jalan rusak itu sendiri, jadi ketidaklayakan infrastruktur di pelosok dianggap tidak ada.

Kalau rakyat sudah bekerja menggantikan peran pemerintah, lalu fungsi kekuasaan sebenarnya untuk apa.” Tulis Atok.

“Bupatine mlempem, blas raono perbaikan jalan, sarana umum yang paling vital padahal…ra kalap. Sisok do golput wae lur..rasah do di pilih..mung angop tok,” tulis Al Sujud.

“Jarene sih, Bupati Kulon Progo kuwi bupati paling sugih sak Jogja, tapi wilayahe kok mengenaskan,padahal kuwi termasuk jalan kabupaten lho…payah Pemda ne,” tulis  Sis Masterpiece Nvl

“Buat warga Sonya adakah sewaktu pemilu calon dewan ketempat anda cari suara dan akhirnya terpilih ? Kalo ada panggil dia…kalo gak ada respon jangan pilih lagi dewan dari partai tersebut,” tulis Om Mas Thole.

“Paling bener ketika ada pemilu diterima duitnya tapi golput aja ..hahahaa ndak usah takut.

la pie, wong dipilih mbasan wes kepilih kok gak ada proker dan progres ke depan,” tulis  Ervina Ramandanty

“Kasihan ya warga kulon progo sdh bayar pajak kpd pemda masih iuran tuk mbangun jalan kabupaten, “ tulis Tryanto dalam kolom komentar.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *