Kulon Progo, Proliman News – jengkel tidak ada perhatian pemerintah warga Padukuhan Sonya, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, nekad melakukan pengecoran jalan kabupaten sepanjang 3 kilometer, karena sudah hancur sejak 15 tahun lalu.
Warga nekad melakukan perkerasan dengan cara cor betaon, setelah usulan warga selama bertahun – tahun tidak didengarkan oleh Pemda Kulon Progo, baik melalui usulan musrenbang, atau ajuan proposal.
Warga dengan semangat menyala-nyala akhrinya berhasil memperbaiki jalan sepanjang 3 kilometer tersebut dengan cara urunan (iuran) dan terkumpul uang sebesar Rp 30 juta.
Video yang dibagikan oleh Akun facebook Jejak Kulon Progo menggambarkan dengan jelas bahwa apa yang dilakukan warga itu karena alasan jalan itu merupakan akses utama warga untuk beraktivitas.
Setelah berjuang puluhan tahun tanpa hasil, maka warga bertekad melakukan perbaikan dengan caranya sendiri dengan cara urunan.
Apa tanggapan warganet terhadap video ini cukup mengesankan.
“DPR eee pada turuuu yaaa Rikaa,” tulis Naga Siluman dalam komentarnya.
Pi Noei
“Mending gak usah bayar pajak Uangnya dikumpulin buat bangun jalan,” tulis Pi Noei, memberi komentar atas video tersebut.
“Jalan 15 tahun (rusak) kok tidak ada perhatian, pemetintah kabupaten, harusnya sudah gonta ganti pemimpin, juga DPR, kok kebangeten, gimana ini Pak Prabowo,” tuli Anas Natra.
“Ini Membuktikan bahwa ….. Isi sendiri titik-titik diatas. Sesuka hatimu,” tulis Avi Ardi.
Hingga berita ini ditulis belum ada tanggapan dari Pemda Kulon Progo terkait aksi warga ngecor jalan kabupaten sepanjang 3 kilometer tersebut.
Bahkan beberapa politisi yang diminta tanggapannya juga belum memberikan respon sedikitpun.
Karena memang banyak kondisi jalan di wilayah ini yang hancur lebih dari lima tahun tanapa perhatrian pemerintah.
Liputan : Suyono Sugondo



