Seluruh Korban Keracunan Paket Makanan SPPG Kaliagung Sentolo Kulon Progo Sudah Tertangani

“Sampel muntahan sisa makanan sudah di simpan dan diamankan di SPPG Sentolo. Sampel akan diambil kemudian dikirim ke Laboratorium BLK Yogyakarta,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo Susilaningsih, rabu (21/1/2026).(foto/ilustrasi)

Kulon Progo, Proliman News – Seluruh korban keracunan program makan bergizi gratis SPPG Kaliagung, Sentolo, Kulon Progo, sudah tertangani.

Untuk sementara SPPG Kaliagung belum berproduksi sampai ada hasil laboratorium atas sampel muntahan dan sisa makanan.

“Sampel muntahan sisa makanan sudah di simpan dan diamankan di SPPG Sentolo. Sampel akan diambil kemudian dikirim ke Laboratorium BLK Yogyakarta,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo Susilaningsih, rabu (21/1/2026).

Ia mengatakan hasil laboratorium akan keluar 2-3 hari lagi. Setelah itu baru akan diketahui keracunan ini berasal dari apa.

“Agak lama ya, 2-3 hari atau lebih. Nanti kita menunggu hasilnya. Apakah bakteri atau bukan, menunggu hasil sampel yang akan dikirim ke laboratorium BLK tadi,” katanya.

Sedang soal biaya pengobatan kepada korban keracunan ditegaskjan bahwa dalam hal ini ditranggung Badan Gizi Nasional (BGN) atau sebelumnya akan ditangani oleh pihak yayasan mitranya.

“Pengobatan keracunan ditanggung BGN. Sebelum BGN  pihak yayasan mitra yang menanggung. Dalam hal ini kita semua di jajaran faskes berkewajiban menangani pasien dengan baik,” ujarnya.

Ia mengatakan hasil ceking yang dilakukan, SPPG Kaliagung Sentolo melayani 2.500 paket makanan setiap hari dan sudah berjalan beberapa bulan lalu.

SPPG Kaliagung Sentolo melayani beberapa sekolah disekitarnya. Korban keracunnan ini juga berasal dariu beberapa sekolah penerima manfaat.

“Kalau datanya ada ya, saya belum ceking dari mana saja. Semua korban ada lebih dari 80 orang . Tetapi belum kami cermati dari PAUD, atau SD mana, berapa, yang pasti SPPG ini melayani 2.500 paket setiap hari,” ujarnya.

BACA JUGA  Ketua Ombudsman RI Perwakilan DIY Bertemu Puluhan Nasabah Korban BUKP Wates dan Galur : Ini Tidak Biasa-biasa Saja !

Untuk menu kami sediakan tadi nasi lauk nabati telur kukus saus  asam manis sayur tumis buncis wortel  uah anggur

Sementara Kepala SPPG Kaliagung, Satriya Dicky Ilham  mengatakan pihaknya mengetahui ada kasus keracunan setelah mendapatkan telpon dari Puskesmas Sentolo I.

Diberitahukan bahwa ada kejadian siswa mual dan yang dijelas ada beberapa siswa mengalami  gejala tersebut. Maka pihaknya kemudain lekaukan ceking kepada semua rumah sakit dan Puskesmas.

Ia mengatakan SPPG Kaliagung Sentolo beroperasi mulai 18 November 2025 lalu, dengan 38 sekolah penerima manfaat atau 2.500 paket.

Ia mengatakan, pihaknya belum berproduksi dan akan menunggu arahan pusat serta menunggu hasil laboratorium karena seluruh mitra SPPG Kaliagung terstandaraisasi.

“Bahan kami juga mendatangkan dari mitra penyedia atau supplier sudah sudah terstandarisasi juga. Juga ada ada ahli gizi, lalu ada sertifikat SLHS kesehatan,” katanya.

Liputan : W Maryanti

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *