Jatuh ke Jurang Sedalam 8 Meter Dua Anak Muda Perantau Meninggal Seketika di Girimulyo

Kondisi di perbatasan Kulon progo - Purworejo perlu dikembangkan agar lebih produktif aman asri indah dan memberi manfaat untuk masyarakat kedua kabupaten (foto/dok)

Kulon Progo, Proliman News – Dua orang perantau mengalami kecelakaan tunggal  di Jalan Tegalsari Klepu, tepatnya di turunan Sokomoyo, Padukuhan Sokomoyo, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (26/1/2026) sekitar pukul 09.35 WIB.

Motor yang ditumpanginya diduga mengalami rem blong dua anak rantau tersebut meninggal dunia.

Kedua perantau tersebut masing-masing oleh NFSD (18), warga asal Gorontalo, dengan penumpang AFAF (19), warga asal Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.

Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, mengatakan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi DA 5930 FH melaju dari arah utara menuju selatan. Setibanya di lokasi kejadian lokasi jalan menurun, kendaraan diduga hilang kendali dan keluar dari badan jalan hingga menabrak patok pengaman di sisi kiri.

Setelah menabrak pembatas, sepeda motor beserta kedua pengendaranya terjatuh ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar lima meter.

Kedua korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Terkait penyebab kecelakaan, Sarjoko menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Dugaan awal mengarah pada kegagalan fungsi sistem pengereman.

“Dugaan sementara rem kendaraan tidak berfungsi atau mengalami rem blong. Namun, hal tersebut masih kami dalami,” kata dia.

Polisi mengimbau pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, khususnya saat melintasi jalur menurun dan berkelok, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum digunakan.

BACA JUGA  Harsono Lolos Menjadi Dukuh Ngaran, Kalurahan Depok Kapanewon Panjatan Kabupaten Kulon Progo

Liputan : Anung Marganto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *