Temanggung, Proliman News — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Pertanian dan Peternakan menginisiasi program penanaman cabai rawit seluas 35 hektare di Kabupaten Temanggung. Langkah strategis ini diambil guna mengamankan pasokan dan menjaga stabilitas harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru.
Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Temanggung, Sumarno, mengungkapkan bahwa penanaman dilakukan secara bertahap dengan pendampingan langsung kepada kelompok tani.
”Tahap awal sudah terealisasi seluas 20 hektare yang tersebar di Kecamatan Selopampang dan Kaloran. Sisanya, sekitar 15 hektare, akan menyusul pada tahap berikutnya,” ujar Sumarno di Temanggung, Jumat (7/8).
Strategi Jadwal Tanam dan Pemilihan Lahan
Pemilihan waktu tanam pada rentang Juli hingga Agustus dirancang secara cermat agar masa panen dapat dimulai pada November, Desember, hingga Januari. Pada periode tersebut, kebutuhan masyarakat terhadap cabai biasanya melonjak tajam, sementara volume produksi lokal cenderung menurun sehingga rawan memicu kenaikan harga.
Guna menjamin produktivitas tanaman, lokasi penanaman diprioritaskan pada lahan sawah yang memiliki ketercukupan sumber air dan dukungan jaringan irigasi teknis, khususnya di wilayah Selopampang dan Kaloran.
Bantuan Fasilitas dan Optimalisasi Pasar Domestik
Program yang didanai melalui APBD Provinsi Jawa Tengah ini memberikan paket bantuan komprehensif kepada para petani. Selain benih unggul, petani juga mendapatkan mulsa plastik, pupuk, serta pelatihan teknis budidaya.
”Penggunaan mulsa plastik ini juga dirancang untuk menghemat biaya produksi petani, sebab masih bisa dimanfaatkan kembali pada musim tanam berikutnya,” tambah Sumarno.
Seluruh hasil panen nantinya diprioritaskan untuk memasok kebutuhan pasar domestik di Jawa Tengah. Distribusi akan dikawal melalui koordinator pelaksana dan pedagang lokal di Temanggung agar rantai pasok tetap terjaga dan harga di tingkat konsumen tetap stabil.
Liputan: Galang Andika Pratama



