Bantuan Beras Korban Banjir di Tapanuli dan Sibolga Dilempar dari Helikopter di Ketinggian Akibatnya Bubar !

Warga pun berharap mekanisme distribusi bantuan diperbaiki agar bantuan yang dikirim dengan niat kepedulian benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang sedang berjuang bangkit dari bencana.(foto/ist)

Tapanuli, Proliman News – Warga Tapanuli dan Sibolga kecewa karena bantuan beras untuk korban banjir dan tanah longsor berserakan di tanah.

Ini akibat bantuan beras tersebut dijatuhkan dari helikopter dalam ketinggian 20 hingga 30 meter diatas tanah.

Padahal warga sudah sangat menunggu bantuan beras ini sejak terjadinnya banjir beberapa hari lalu mereka tidak punya lagi stok beras.

Mereka makan apa adanya yang bisa ditemukan warga disekitarnya.

“Kenapa Tidak Mendarat Saja?” ujar warga melalui video yang beredar luas di media sosial.

Niat baik tak selalu berakhir dengan hasil baik karena dilakukan dengan cara yang ngawur.

Itulah yang dirasakan warga terdampak bencana di Tapanuli Utara dan Sibolga setelah menerima bantuan beras yang dijatuhkan dari helikopter.

Dalam video yang beredar, bantuan berupa beras terlihat pecah, tercecer, sehingga tidak lagi layak untuk dimakan.

Namun demikian  banyak emak-emak dan warga lain bersemangat mengumpurkan ceceran beras dari tanah menggunakan wadah apa adanya. Ada yang menggumpukna beras campur tanah dengan ujung rok yang mereka kenakan.

Alih-alih membantu, cara pendistribusian ini justru membuat banyak warga merasa kecewa.

Sejumlah warganet juga mempertanyakan alasan bantuan harus dilempar dari udara, padahal helikopter dapat mendarat terlebih dahulu di lokasi aman untuk memastikan bantuan tiba dalam kondisi baik.

Mereka menilai cara ini berisiko membuat bahan pokok jatuh ke jurang atau area yang sulit dijangkau warga, sehingga manfaatnya tidak maksimal dan bahkan bisa terbuang sia-sia.

BACA JUGA  Empat Orang Pemancing Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Bandang di Petungkriyono Pekalongan

Warga pun berharap mekanisme distribusi bantuan diperbaiki agar bantuan yang dikirim dengan niat kepedulian benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang sedang berjuang bangkit dari bencana.

Liputan : Reinaldy Dwi

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *