Benarkah PT Selo Adikarto (SAK) Akan Ditutup, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan: Saya Manut Hukum !

“Iya, mau ditutup,” ujar Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, ketika diminta konfirmasinya Prolimannews.id, beberapa hari lalu.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Santer terdengar PT Selo Adikarto (SAK) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemda Kabupaten Kulon Progo, akan ditutup.

Ketika dikonfirmasi Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, tidak menolak soal beredarnya rumor BUMD PT Selo Adikarto, bakal ditutup.

“Iya, mau ditutup,” ujar Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, ketika diminta konfirmasinya Prolimannews.id, beberapa hari lalu.

Ia tidak menjelaskan kenapa PT Selo Adikarto akan ditutup, atau ada temuan apa sehingga pihaknya harus menutup perusahaan yang dirikan tahun 2003 itu.

Bupati juga tidak memberikan paparan kenapa BUMD yang bergerak dibidang General Contraktor dan Asphalt Mixing Plant (AMP) harus disudahi.

Ketika ditanya apakah ada temuan dari aparat penegak hukum terkait penyimpangan keuangan atau penggelapan pajak atau ada hal lain ?

Agung Setyawan tetap tidak bersedia memberi pernyataan apapun terkait rencana penutupan PT Selo Adikarto tersebut.

“Sesuai aturan hukum. Saya manut aturan hukum saja,” ujarnya singkat ketika didesak alasan rencana penutupan PT Selo Adikarto.

Sementara Direktur Keuangan PT Selo Adikarto Sugiharto ketika dikonfirmasi menyatakan mendengar rumor bakal ditutupnya perusahaan ini.

“Tetapi sejauh ini belum ada pemberitahuan apapun baik melalui surat atau instruksi lisan dari pemilik (Pemda Kulon Progo, red) soal ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, sejauh ini perusahaan masih berjalan sebagaimana biasa tidak ada yang mandeg atau berhenti beroperasi.

BACA JUGA  BASO-K Kafe Wates Kulon Progo Tahu Caranya Bikin Enak dan Tetap Puas, Harganya Merakyat!

“Semuanya masih seperti biasa, tidak ada yang berhenti bekerja,” katanya pendek.

Ditanya tentang rencana penutupan PT Selo Adikarto, Sugiharto mengatakan dengan diplomatis, bahwa semua tergantung pada pemiliknya.

“Pemda Kulon Progo kan pemiliknya, ya monggo terserah pemiliknya,” ujarnya.

Sugiharto menyatakan, tidak tahu kenapa rumor ini santer terdengar, dan dengan alasan apa perusahaan ini harus ditutup karena menurutnya semua berjalan normal.

Liputan : Winarto / Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *