Bimo Prasetyo: Pemindahan PKL Alwa ke Bekas SD Percobaan 4 Wates Tidak Tepat Sempit dan Banyak Masalah

Joko berharap di tahun depan penataan dapat dilakukan dan tidak menimbulkan gejolak.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Pedagang Kaki Lima (PKL) Alun-alun Wates (Alwa) tidak berkeberatan jika direlokasi ke lokasi baru, asal tidak membunuh perekponomian rakyat yang sudah menggeliat. Dan pemindahan PKL Alwa ke bekas SD Percobaan 4 Wates, dirasa tidak tepat.

Koordinator PKL Alwa, Bimo Prasetyo menyatakan, pihaknya selalu mendukung Pemerintah Kabupaten Kulon Progo untuk mempercantik Alwa.

“Pemindahan PKL Alwa ke bekas SD Percobaan 4 Wates, dirasa tidak tepat, banyak masalah dan sempit,” ujarnya ketika dihubungi Kamis (16/1/2025(.

Intinya, menurut dia bagaimana konsep Pemda Kulon Progo mempercantik Alwa yang berorientasi guna meneningkatan wisatawan tidak menabrak sektor ekonomi kerakyatan.

.“PKL Alwa ini sudah lama ikut meramaikan Alun-alun Wates dan telah menghidupi sekitar 200-an pedagang yang ada di sini,” katanya.

Nah masalahnya, bagaimana agar geliat ekonomi kerakyatan dapat berjalan dengan baik dan relokasi PKL ke lokasi baru tersebut jangan sampai justru membunuhnya.

“Bagaiman caranya agar relokasi yang digagas Pemda Kulon Progo tidak membuat ekonomi kerakyatan malah berhenti tidak bergerak lagi,”ujar Bimo.

Bimo menerangkan bahwa usulan relokasi PKL Alwa ke SD Percobaan 4 Wates tersebut dirasa kurang tepat.

Hal ini disebabkan lahan di SD Percobaan 4 tersebut sekitar 6.000 meter persegi dirasa kurang memadai jika menampung 200-an pedagang bersama wahana permainan sebanyak 3 kelompok.

“Untuk pembagian tempat di SD Percobaan 4 Wates tersebut setiap pedagang hanya mendapatkan 2 meter x 1,5 meter sehingga banyak pedagang merasa kurang cukup tempatnya,” tambahnya.

BACA JUGA  Sentral Proyektor Bisnis Langka Satu-satunya di Kulon Progo, Andri Irawan: Ini Saya Rintis Sejak 2016

Apalagi disini untuk pedagang yang memerlukan tempat luas seperti pedagang Pecel Lele, Nasi Goreng, Pocinan dan lainnya terang Bimo.

Bimo Prasetyo memberikan usulan pemindahan PKL Alwa ke Wana Winulang yang terletak di Dusun Kemiri, Kalurahan Margosari, Pengasih.

“Kalau disana masih bisa melakukan pelebaran lokasi dengan menyewa Tanah Kas Desa Margosari. Operasional Taman Pusat Kuliner Wana Winulang bisa 24 jam sehingga menjadi ikon kuliner di Kulon Progo,” ujarnya.

Pengurus PKL Alwa sebelumnya pernah mengusulkan direlokasi ke Stadion Cangkring dan Wana Winulang Kemiri Margosari.

Akan tetapi dengan berbagai pertimbangan lebih representatif di Wana Winulang  sebagai pusat Kuliner Kulon Progo.

“Karena disini sangat mungkinkan di dibangun panggung hiburan di tengahnya, untuk memfasilitasi para seniman Kulon Progo,”usul Bimo.

Bimo Prasetyo menegaskan jika relokasi tersebut berada di SD Percobaan 4 Wates banyak kendala yang dihadapi selain kurang luasnya tempat lapak pedagang juga banyak benturan di warga sekitar.

Perparkiran yang sudah berjalan di Alun-alun Wates bisa diminta oleh warga Terbah karena lokasinya disana.

“Menurut info relokasi PKL Alwat tersebut memakai Dana Keistimewaan (Danais) dan akan dibangun jogging track dengan luas 2 m x 2 m sepanjang Alwa dan di tengah dibangun panggung. Disini juga diperuntukkan parkir sehingga lokasi untuk lapak sangat sempit,” tegas Bimo.

Bino Prasetyo meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kulon Progo agar PKL Alwa dilibatkan dalam membuat layout atau perencanaannya agar bisa memberikan masukan kepada pihak terkait.

BACA JUGA  Di Tengah Idul Adha Rupiah Kembali Melemah dan Diperkirakan Bisa Merosot Hingga Rp 17.900 / Dolar AS

“Jadi jika PKL Alwa prinsipnya tidak setuju jika direlokasi di SD Percobaan 4 Wates karena lokasinya kurang strategis dan kurang memadai,” tadasnya.

Kepala Dinas Tata Ruang (Pertaru) Kulonprogo Riyadi Sunarto akrab dipanggil Didik mengatakan bahwa Alun-alun Wates (Alwat} sudah sesuai dengan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL)-nya.

RTBL tersebut merupakan yang menjadi paduan untuk merancang dan membangun kawasan atau lingkungan penataan Kota Wates.

“Sudah cukup jelas bahwa di Lokasi tersebut sudah ada RTBL-nya,” ungkapnya melalui pesan singkat WA, Senin siang (12/1/2025).

Liputan : Anung Marganto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *