DKP Kulon Progo Segera Kumpulkan Podakan dan Tokoh Perikanan Bahas Detail Program Budidaya Kerapu Cantang

Minggu depan DKP Kulon Progo akan mengumpulkan asosiasi Pokdakan dan tokoh perikanan untuk membahas rencana pengembangan kerapu cantang yang lebih detail.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kulon Progo akan segera merealisasikan program pengembangan budidaya ikan kerapu cantang.

“Sesuai arahan bupati maka pengembangan budidaya ikan kerapu cantang diminta segera dimulai secepatnya baik melalui APBD maupun Dana Keistimewaan,” ujar Kepala DKP Kulon Progo, Trenggono ketika diminta konfirmasinya Rabu (30/4/2025) pagi.

Trenggono mengatakan, minggu depan DKP Kulon Progo akan mengumpulkan asosiasi Pokdakan dan tokoh perikanan untuk membahas rencana pengembangan kerapu cantang yang lebih detail.

Karena budidaya ikan kerapu cantang dinilai memiliki prospek pasar yang bagus dan potensial untuk dikembangkan di wilayah pesisir selatan Kulon Progo.

“Prospek cukup baik. Untuk permintaan dalam negeri khususnya wilayah Jateng- DIY masih terbuka.” tambah Trenggono.

Terutama untuk memenuhi kebutuhan hotel & restoran dengan harga kisaran Rp90 ribu/ kg dengan kualitas baik dan ukuran seragam 0,7 – 1.0 kg per ekor, katanya.

Saat ini ujar Trenggono, DKP masih dilakukan inventarisasi lahan / lokasi dan kelompok pembudidaya ikan di wilayah pesisir selatan khususnya di wilayah Banaran, Galur dan Jangkaran Temon.

“Tidak menutup kemungkinan program ini juga dikembangkan di Bugel, Panjatan,”ujarnya menambahkan.

Budidaya ikan kerapu cantang sendiri sangat cocok dilakukan pada air payau.

Artinya di wilayah pesisir selatan dari Banaran Galur sampai Jangkaran Temon, Kulon Progo, sangat potensial untuk budidaya ikan kerapu cantang tersebut.

BACA JUGA  Warga Tersulut Emosinya Buntut Atap Masjid Nida’ul Jannah Pasir Mendit Terkena Kentut Pesawat

Sedang untuk produksi tidak ditargetkan tetapi akan diusahakan produksinya bisa sebanyak mungkin dengan melibatkan kelompok pembudidaya ikan di dalamnya.

Sedang untuk mengatasi mahalnya pakan ikan kerapu cantang, DKP Kulon Progo sudah memiliki skema agar pada saatnya nanti tidak terlalu bergantung pada pabrik.

“Saat ini kita sedang mengupayakan program pakan mandiri melalui pengadaan alat pakan mandiri, mobil ( bergerak ) beserta penguatan dan pelatihan SDM melalui redisain. Semoga Dana Keistimewaan nanti bisa disetujui,” ujarnya.

Mengingat bahan bahan lokal untuk produksi pakan ikan cantang banyak tersedia dan bisa diterapkan di kelompok kelompok pembudidaya.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *