Gunung Kidul, Proliman News — Dua pelajar asal Wonorejo, Karanganyar, Jawa Tengah, berinisial S (12) dan P (13), nyaris kehilangan nyawa setelah terseret ombak di Pantai Baron, Tanjungsari, Gunungkidul. Beruntung, kesigapan petugas Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II berhasil menyelamatkan keduanya.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II, Surisdiyanto, menjelaskan bahwa insiden ini bermula saat korban nekat bermain air di area muara sungai yang mengarah langsung ke laut. Padahal, petugas di lapangan telah berulang kali memberikan peringatan agar pengunjung menjauhi zona berbahaya tersebut.
”Tak lama setelah imbauan diberikan, gelombang tinggi dari arah selatan mendadak datang dan menyeret sejumlah wisatawan di alur tersebut,” ujar Surisdiyanto.
Sebagian besar wisatawan berhasil menyelamatkan diri ke tepi pantai. Namun, S dan P justru terbawa arus bawah yang kuat hingga ke tengah laut dan mengalami syok serta kelelahan.
Merespons kondisi kritis tersebut, personel Satlinmas yang bersiaga, termasuk Wasiman (55), langsung terjun menembus ombak tinggi untuk mengevakuasi korban. Pertolongan berlangsung dramatis akibat kuatnya tarikan arus laut.
”Meski terkendala arus bawah yang kuat, anggota kami bergerak cepat mengevakuasi kedua korban ke darat dengan selamat,” tegas Surisdiyanto.
Setelah mendapat pertolongan pertama di Posko Satlinmas, kondisi kedua remaja tersebut kembali stabil dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Satlinmas kembali mengimbau seluruh pengunjung Pantai Baron untuk disiplin mematuhi arahan petugas dan tidak berenang di titik rawan kecelakaan laut.
Liputan: Galang Andika Pratama



