Jalan Rusak Merata Ada di Seluruh Wilayah Kulon Progo, Agung Setyawan : Ini Jadi Prioritas Pemikiran

Jika jalan kondisinya rusak parah tidak terbenahi dalam tempo sangat lama, lima atau sepuluh tahun tak tersentuh, tentu banyak aspek kehidupan masyarakat terganggu.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Kondisi jalan rusak yang hampir merata ada di seluruh wilayah Kabupaten Kulon Progo menjadi fokus perhatian Calon Bupati Nomor Urut 1, Agus Setyawan.

“Rusaknya jalan yang hampir ada di semua wilayah Kulon Progo ini, kita kategorikan sebagai prioritas penanganan. Artinya problemnya serius,” ujar Agung Setyawan kepada pers, Kamis (3/10/2024) di Sekber Pemenangan Akbar.

Sehingga problem tersebut akan menjadi salah satu prioritas program yang harus segera ditangani ketika Paslon Agung Setyawan – Ambar Purwoko, terpilih nanti.

“Karena kondisi jalan itu menjadi penentu bergerak tidaknya perekonomian masyarakat. Buruknya infrastruktur jalan pasti menghambat roda perekonomian, itu pasti,” ujarnya.

Apabila jalan penghubung antar desa bagus, jalan antar kecamatan bagus, jalan penghubung antar kabupaten atau antar provinsi dalam kondisi prima dipastikan perekonomian lancar.

“Kalau akses jalan sangat prima, perekonomian tidak bergerak, berarti ada yang harus dievaluasi,” tegasnya.

Jika jalan kondisinya rusak parah tidak terbenahi dalam tempo sangat lama, lima atau sepuluh tahun tak tersentuh, tentu banyak aspek kehidupan masyarakat terganggu.

“Dampak dari jalan rusak bukan hanya perekonomian yang macet, sektor lain seperti pendidikan, layanan kesehatan, lingkungan pasti juga terganggu,” tegasnya.

Data terakhir, jalan kabupaten yang mengalami kerusakan sekitar 30 persen dari total 800 kilometer jalan kabupaten yang ada di Kulon Progo.

BACA JUGA  Rumah Seorang Lansia Berusia 85 Tahun di Hargorejo Kokap Kulon Progo Dibobol Maling, Rp 46,8 Juta lenyap !

Artinya 250 kilometer lebih jalan kabupaten di Kulon Progo tidak prima. Tentu kondisinya tidak sama, ada yang rusak ringan, sedang dan rusak parah.

Analisa kasar, dibutuhkan anggaran tidak kurang dari Rp 500 miliar untuk mengatasi persoalan rusaknya jalan kabupaten tersebut. Dengan perkiraan anggaran perbaikan jalan tersebut Rp 2 miliar per kilometernya.

Sementara kemampuan anggaran Kulon Progo, kalau tidak salah hanya sekitar Rp 50 miliar.

“Maka butuh perhatian serius, dan tentu harus ada prioritas penganggaran untuk menangani problem jalan kabupaten ini,” paparnya.

Belum lagi jalan desa dan jalan antar dusun yang juga tidak kalah seriusnya untuk ditangani karena banyak kondisi jalan desa di Kulon Progo sangat memprihatinkan.

“Insya allah, jika seluruh rakyat Kulon Progo memberi amanah kepada kami Agung – Ambar, pada tanggal 27 Nopember 2024 mendatang, kami segera bergerak,” terangnya.

Untuk itu sejak dini pihaknya telah melakukan serangkaian  pemetaan, inventarisasi dan berdiskusi dengan ahli agar pada saatnya nanti (memimpin, red) konsep penanganan soal jalan rusak tidak mulai dari nol.

“Setidaknya kami sudah menyiapkan data dan inventarisasi. Konsep besarnya sudah ada. Tinggal menyelaraskan dengan para pihak. Prinsip kita sudah tahu, paham, dan berfikir. Kita tunggu saja,” pungkas Agung Setyawan.

Liputan : Rendy Satrio Prabowo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *