Kulon Progo, Proliman News – Jembatan Pandansimo, di hilir Sungai Progo, Desa Banaran, Galur, Kulon Progo semakin ramai dikunjungi masyarakat setiap harinya.
Setiap pagi mulai pukul 05.00 WIB hingga sekitar pukul 08.00 WIB Jembatan Pandansimo selalu riuh dengan warga yang berolahraga.
Mereka juga bisa ngopi atau sarapan pagi bubur Manado atau bubur Jawa karena penjual sarapan kini juga terus membanjir di Jembatan Pandansimo.
Selain pagi hari, sore hari warga juga terus berdatangan ke seputar Jembatan Pandansimo. Sebagian berolahraga, sebagian sekedar nongkrong dan ngopi.
Sejumlah warga juga ada yang terus mengamati kualitas bangunan Jembatan Pandansimo yang menelan biaya hingga Rp 814 miliar itu.
Menrut beberapa warga yang kritis mengatakan bangunan Jembatan Pandansimo terlihat tidak rapi, dan tidak menunjukkan kelasnya sebagai proyek strategis nasional.
“Lihat saja, apakah plesteran di semua bangunannya rata ? Pasti bergelombang, seperti karya anak-anak yang baru latihan kerja,” kata Sarmidi, Minggu (11/5/2025).
Selain garapannya kasar, banyak sisi bangunan tidak presisi. Seperti bangunan taman di tengah jalan terlihat tidak indah dipandang mata, penyok – penyok.
Ia mengatakan, banyak bangunan yang tidak terlihat umum, seperti sisi tembok yang menghadap sawah itu nyaris tidak diplester atau tidak haluskan sama sekali.
“Nggak kelas, meski harganya Rp 814 miliar, “ujarnya ketika ngopi bersama pagi tadi.
Sementara Wardani, warga setempat, mengatakan nama besar Jembatan Pandansimo tak semegah kenyataannya.
“Jembatan ini kalau malam suram, penerangan seperti nggak niat, kethip-kethip nggak bersinar terang. Sehingga malah seperti rumah hantu,” ujarnya.
Kondisi tersebut diperparah dengan gelapnya sisi barat dan sisi timur jembatan yang memang belum ada lampu jalan yang terang.
“Kalau malam itu hanya ada lampu dikit-dikit dari warga sekitar, kan memang nggak ada lampu penerangan yang terang di sisi barat terutama,” katanya.
Apapaun bentuknya, yang pasti Jembatan Pandansimo mulai digunakan untuk riang-riang warga, atau tempat wisata murah.
Liputan : Suyono Sugondo



