Kulon Progo, Proliman News – Megahnya Jembatan Pandansimo yang menghubungkan Kabupaten Kulon Progo – Bantul melalui Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) viral di media sosial.
Video yang menampakkan keindahan dan keunikan Jembatan Pandansimo terus menerus diaunggah masyarakat dari berbagai sisi pandang.
Sebuah stasiun televisi nasional bahkan menobatkan Jembatan Pandansimo sebagai jembatan terindah di Pulau Jawa.
Proyek Jembatan Pandansimo yang menelan biaya hingga Rp 864 miliar ini, memiliki panjang hampir dua kilometer tersebut bahkan dianggap sebagai proyek paling keren.
Karena proyek jembatan ini dibangun menggunakan arsitektur unik yakni menggunakan sentuhan budaya khas Yogyakarta.
Seperti ornamen pembatas antara Kulon Progp – Bantul berupa gunungan dalam seni tradisional wayang dengan lekukan-lekukan yang diambil dari motif keris.
Kita tahu keris merupakan senjata tradisional Yogyakarta, yang hingga kini masih diugemi sebagai bukan sekedar senjata tetapi memiliki nilai magis yang luar biasa.
Selain itu, Jembatan Pandansimo juga memiliki hiasan atau ornamen dari batik motif parang dan truntum.
Rancangan jembatan ini menggunakan filosfosi Memayuhayuning Bawono, yang berarti harmonisasi antara manusia dan alam.
Jembatan Pandansimo kini sudah selesai dibangun dan tinggal menunggu adanya instalasi listrik dari PLN.
Jika aliran listrik sudah tersambung maka, jembatan dengan panjang 2,4 kilometer ini akan segera dibuka untuk umum.
Meski belum dibuka untuk lalu lintas umum, disekitar jembatan ini sehari – hari sudah ramai dikunjungi masyarakat untuk berbagai kegiatan.
Terutama di pagi dan sore hari selalu saja ada rombongan warga yang melakukan senam sehat, berolahraga, atau sekedar jalan- jalan. Nikmati indahnya Jembatan Pandansimo.
Liputan : Suyono Sugondo



