Jumlah Korban Tanah Longsor di Petungkriyono Pekalongan Jawa Tengah Hingga Kamis (23/1) Capai 22 Meninggal

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya saat di lokasi penemuan, Kamis (23/1), mengatakan dengan penemuan tersebut, total korban meninggal dunia menjadi 22 orang.(foto/ist)

Pekalongan, Proliman News – Hari ketiga pencarian korban longsor di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, tim gabungan kembali menemukan satu lagi jenazah.

Meski kondisi jenazah rusak, namun pihak keluarga bisa memastikan tubuh yang baru ditemukan adalah Taadi (34) warga Singgodadi, Petungkriyono.

Dengan ditemukannya satu lagi korban longsor ini berarti hingga malam ini jumlah korban longsor di Petungkriyono, Pekalongan, Jawa Tengah, berjumlah 22 orang.

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya saat di lokasi penemuan, Kamis (23/1), mengatakan dengan penemuan tersebut, total korban meninggal dunia menjadi 22 orang.

“Total korban yakni 22 orang meninggal, dengan 13 korban luka dan 4 orang masih hilang,” ujarnya kepada media di lokasi bencana.

Untuk mengefektifkan pencarian pihaknya telah menambah kekuatan personil ke lokasi bencana, dari 600 personil menjadi 1200 personil.

 Karena lokasi bencana terus diterpa hujan dan cuaca kurang mendukung.

Sebelumnya diperoleh data Tim Gabungan yang bergerak di lokasi bencana  Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, hingga Rabu (22/1/2025) petang berhasil menemukan empat korban  tertimbun material longsor.

“Hingga Rabu (22/1/2025) petang jumlah korban longsor Pekalongan yang sudah ditemukan meninggal dunia berjumlah 21 orang, termasuk balita berusia 5 bulan. Ditambah hari ini ditemukan lagi satu jenazah maka total menjadi 22 orang,” ujarnya.

Pencarian korban hilang terseret banjir dan longsor di Petungkriyono, Pekalongan, Jawa Tengah akan terus berlanjut.

BACA JUGA  Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya Digulung Kejaksaan Kasus Korupsi MBG

Salah satu titik pencarian di area persawahan di sekitar rumah Sekretaris Desa Kasimpar.

Karena saat longsor terjadi pada Senin (20/1) petang, beberapa warga yang berteduh di rumah Sekdes Kasimpar ikut terseret longsor.

Lokasi pencarian korban ini sebelumnya area persawahan, kini banyak ditemukan puing-puing material bangunan rumah.

Tampak ada satu mobil dan sekitar enam kendaraan sepeda motor yang ditemukan di lokasi. Diduga kendaraan itu tersapu aliran longsor sekitar 200 meter jaraknya.

Liputan : Tim Pro News

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *