Kemarau Panjang di Purworejo Singkap Keindahan Batuan Ngarai “Mini Grand Canyon” di Sungai Bogowonto

Kemarau Panjang di Purworejo Singkap Keindahan Batuan Ngarai "Mini Grand Canyon" di Sungai Bogowonto. (Foto/Detik.com)

Purworejo, Proliman News — Dampak kemarau panjang mengubah lanskap aliran Sungai Bogowonto di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Surutnya debit air secara signifikan menyingkap formasi batuan berlapis di dasar sungai yang membentuk struktur alami menyerupai ngarai, hingga dijuluki oleh masyarakat sebagai “Mini Grand Canyon”.

​Daya Tarik Wisata Musiman

​Struktur batuan berlapis tersebut biasanya berada sepenuhnya di bawah permukaan air sungai. Namun, akibat kondisi kering yang terjadi selama berbulan-bulan, tebing-tebing batu eksotis tersebut kini dapat terlihat dengan jelas.

​Munculnya objek alam musiman ini menarik antusiasme warga setempat maupun wisatawan dari luar daerah yang penasaran untuk berkunjung langsung. Ragam aktivitas yang dilakukan pengunjung antara lain:

​Berburu Foto Estetik: Formasi batuan yang unik menjadi latar favorit pengunjung untuk berswafoto dan mengabadikan pemandangan.

​Bersantai dan Nongkrong: Suasana di area sungai yang tenang dinilai cocok oleh warga sebagai lokasi favorit untuk bersantai di sore hari (nyore).

​Bermain Air dan Memancing: Selain mengagumi pemandangan, pengunjung juga memanfaatkan sisa genangan air yang masih mengalir di sela-sela bebatuan untuk bermain air maupun memancing.

​Viral di Media Sosial

​Popularitas fenomena “Mini Grand Canyon” ini makin melejit setelah dokumentasi keindahan batuan sungai tersebut menyebar luas di berbagai platform media sosial, termasuk TikTok. Banyak pengunjung mengaku sengaja datang untuk membuktikan sendiri keindahan panorama alami yang sedang viral tersebut.

BACA JUGA  Kejari Salatiga Setor Rp150,2 Juta Hasil Lelang Barang Rampasan ke Kas Negara

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *