Lajiyo Yok Mulyono: Bupati Baru Kulon Progo Punya Tugas Atasi Buruknya Akses Jalan ke Semua Lokasi Wisata

Politisi Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPRD Kulon Progo Lajiyo Yok Mulyono menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Kulon Progo periode 2025-2030, Dr. H.R. Agung Setyawan, ST, MSc, MM dan Ambar Purwoko, A.Md, di Istana Negara, Kamis (20/2/2025). (foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Bupati baru Kulon Progo punya kewajiban mengatasi masalah buruknya infrastruktur jalan menuju seluruh lokasi wisata  hingga tahun kedua kepemimpinannya.

“Kebetulan, semua ruas jalan menuju lokasi wisata tersebut berada di wilayah Kulon Progo utara,” ujar Wakil Ketua DPRD Kulon Progo, Lajiyo Yok Mulyono, ditemui di kantornya Selasa (31/12/2024).

Jika masalah ini teratasi, perekonomian akan meningkat dan kemiskinan bisa ditekan. Sehingga Bupati baru Kulon Progo, harus keluar dari zona nyaman, jangan hanya bermain dengan APBD.

“Apakah anggaran kita cukup, ya, saya kira bupati baru harus berani keluar dari zona nyaman, tetapi terukur untuk memenuhi target pembangunan Kulon Progo ke depan,” kata Lajiyo Yok Mulyono Wakil Ketua DPRD Kulon Progo, Selasa (31/12/2024).

Ia mengatakan, sesuai SK Bupati pembangunan insfrastruktur jalan tersebut sepanjang 447  kilometer itu sudah turun dari jalan kelas kabupaten ke jalan desa.

“Ini harus selesai di tahun kedua, sehingga tahun ketiga dan selanjutnya tinggal menuai hasilnya. Kalau tidak bisa ya, kita akan begini-begini saja terus,” ujarnya.

Dengan pembangunan infrastuktur jalan menuju lokasi wisata itu akan membawa dampak peningkatan perekonomian dan menekan angka kemiskinan.

“Sudah dihitung itu efek ekonomisnya, mengurangi kemiskinan berapa, dan sebagainya. Biayanya berapa, dan darimana, banyak alternatifnya, monggo dirembug bersama,” ujar Lajiyo Yok Mulyono ketika diwawancarai di gedung DPRD.

BACA JUGA  Komisi C DPRD DIY Terima Audiensi Driver Ojol, Bahas Tarif hingga Perlindungan Pengemudi

Insfrasrtuktur jalan menuju wisata Itu juga merupakan akses jalan ke pemukiman warga, sehingga jika akses jalan itu bagus, lebar, aman nyaman, perekonomian makin baik, katanya.

Maka ia menegaskan, Bupati baru Kulon Progo harus berani membuat gebrakan, dan tidak hanya memainkan anggaran yang ada.

Lajiyo Yok Mulynono mengatakan, potensi wisata Kulon Progo itu besar, wisata alam sangat menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Namun sekali datang besuk sudah ogah datang lagi, karena kondisinya ngeri.

Seperti yang kita lihat sekarang, bahwa jalan yang menuju tempat-tempat wisata di wilayah utara terlalu sempit. Sehingga untuk papasan mobil saja tidak bisa.

“Tempat wisata kita itu bagus, tapi jalan menuju kesana seperti menuju jalan maut. Semua destinasi wisata pegunungan kita itu akses jalannya kiri atau kanan jurang,” tandasnya.

Jika APBD yang hanya Rp 1,7 T tidak mampu atau tidak cukup untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur Bupati baru harus mampu membuat terobosan dan tidak hanya berkutat dengan APBD.

Ada tiga hal yang harus dilakukan di tahun pertama dan kedua, kepemimpinan Bupati baru Kulon Progo.

Yakni merampungkan pembangunan instrastruktur jalan ke semua lokasi wisata sepanjang 400 kilometer atau lebih, lalu memenuhi keinginan masyarakat wilayah utara adanya Rumah Sakit Tipe A, dan membangun Kota Dekso, berserta komponennya.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *