Luar Biasa ! Pagelaran Wayang 30 Dalang Lakon Wahyu Eko Jati di Haul Dalang Legendaris Ki Hadi Sugito

Baru saja berlangsung pagelaran wayang kulit spektakuler, di Pondok Toyan, Triharjo, Wates, Kulon Progo.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Baru saja berlangsung pagelaran wayang kulit spektakuler, di Pondok Toyan, Triharjo, Wates, Kulon Progo, Kamis (17/7/2025).

Sebanyak 30 orang dalang yang tergabung dalam kelompok Rudal (Rukun Dalang Jogja) tampil bergiliran dalam lakon Wayu Eko Jati.

Mereka adalah Ki Kuat hadi Samono, Ki Surono purbo Carita, Ki Hadi Sugiran, Ki Mendhot Swasana, Ki Sutedjo, Ki Geter Pramuji Widodo, Ki Singgih Nurjono, Ki Suwondo Hadi Prayitno.

Lalu ada Ki Gondo Suharno, Ki Catur Kuncoro, Ki Aneng Kiswantoro, Ki Kiswan Dwi Nawaeka, Ki Sujanto, Ki Hadi Sutoyo, Ki Margiono.

Kemudian, Ki Sri Mulyono, Ki Suparman, Ki Gunawan, Ki Edi Suwondo, Ki Sudarminto, Ki Utoro Widayanto, Ki Sugeng widodo, Ki Parjaya, Ki Rusmadi

Dan Ki Rubiyanto, Ki Suranto Hadi Sucipto, Ki Warjudi, Ki Faisal Noor Singgih, Ki Radyo Harsono dan Ki Giyatno

Pagelaran wayang gila-gilaan ini berlangsung hampir lima jam dengan ristme yang padat, terkontrol namun tetap apik.

Luar biasa ! Pagelaran wayang 30 dalang dalam satu pakeliran ini, merupakan yang pertama kali di Indonesia sepanjang sejarah pakeliran wayang.

Karena sebelumnya, tidak pernah ada pakeliran yang mampu menampilkan 30 dalang dalam satu layar, dan berdialog saling sambung.

Selain hila karena, ternyata semua dalang yang tampil mengaku sebagai pengagum Almarhum Ki Hadi Sugito, mereka ternyata memiliki gaya mendalang yang keren.

BACA JUGA  Program Sigra Mentas dan Sambang Rowang Cara Dinas Kebudayaan Kulon Progo Membedah Kemiskinan

Sabetan yang baik, ontowecono yang bagus, dan cara mendalang gojekan ala Ki Hadi Sugito menjadi bagian yang mereka selalu tampak lekat.

Wisnu Hadi Sugito, putra Almarhum Ki Hadi Sugito mengatakan, setiap dalang tampil masing-masing dalang antara 20 menit, dan 3 dalang tampil bersamaan dalam satu pakeliran.

Sehingga total pakeliran ini terjadi 10 kali pergantian dalang mulai dari adegan pembuka, perang, hingga guyonan goro-goro hingga penututup.

“Terimakasih, atas nama Keluarga Besar Ki Hadi Sugito, hanya bisa mendaoakan agar sumbang sih teman – teman ini menjadi amal, dan semoga bapak ditempatkan di tempat yang lebih mulyo,” katanya.

Liputan : Suyono Sugondo/Suryadi

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *