Nasib Wardoyo: Dibukanya Jembatan Pandansimo Tidak Berpengaruh Apa-Apa Pada Perekonomian Kulon Progo

“Jangan dibiarkan kasus ini hilang, ditutup-tutupi. Kasus ini harus dibuka, dan dilakukan penyelidikan siapa saja yang terlibat. Motifnya apa menghambat Dana Desa tahap kedua Kalurahan Giripeni,” katanya.(foto/dok)

Kulon Progo, Proliman News – Politisi Partai NasDem Nasib Wardoyo pesimis dibukanya Jembatan Pandansimo bisa mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan di Kulon Progo.

Ia bahkan menilai, keberadaan Jembatan Pandansimo tidak akan berpengaruh apa-apa terhadap perekonomian di wilayah ini.

Kecuali dengan dibukanya Jembatan Pandansimo hanya akan menambah lalu lintas di wilayah itu tambah ramai.

“Itu saja. Saya tidak melihat, tidak akan ada dampaknya apa-apa untuk perekonomian di Kulon Progo,” ujarnya.

Karena proyek strategis nasional lain yang lebih besar seperti Bandara YIA saja tidak mampu menumbuhkan perekonomian.

Jangankan menumbuhkan perekonomian Kulon Progo, mendongkrak perekonomian lingkungannya saja tidak bisa.

“Bandara YIA itu untuk menggerakkan ekonomi sekitarnya saja tidak bisa, apalagi menjangkau perekonomian Kulon Proigo,” katanya.

Sehingga ia melihat dibukanya Jembatan Pandansimo tidak akan memberi dampak apa-apa terhadap perekonomian di Kulon Progo.

“Keculai nambah warung sedikit – sedikit di sepanjang JJLS. Mungkin. Paling ya itu saja,”ujarnya.

Bahkan Nasib Wardoyo tidak yakin bahwa beberapa proyek strategis nasional yang ada di wilayah ini bisa membuat perekonomian meningkat.

“Bukan pesimis ya, tetapi kenyataan begitu di wilayah ini. Lha wong sejumlah proyek strategis nasional yang ada sebelumnya saja tidak mampu merubah apa-apa kok,” katanya.

Seperti beroperasinya Bandara YIA di Temon, Kulon Progo, ternyata tidak mampu memberi dampak signifikan pada peningkatan ekonomi Kulon Progo.

BACA JUGA  Kantor Humas Polda DIY Dibakar Massa Suasana Mencekam Massa Juga Merusak Pagar dan Papan Nama

Apalagi hanya Jembatan Pandansimo. Maka menurutnya, dengan dibukanya Jembatan Pandansimo tidak akan memberi dampak apa-apa kepada perekonomian Kulon Progo.

Kecuali nanti di jalur itu akan tambah ramai lalu lintasnya, atau setidaknya ada kehidupan di wilayah yang semula oro-oro itu.

Ia menambahkan, untuk menggerakkan perekonomian Kulon Progo itu yang dibutuhkan sekarang ini adalah gebrakan dari Bupati Kulon Progo.

“Kita ini butuh gebrakan bupati, untuk menarik investasi ke Kulon Progo. Untuk membuat gebrakan-gebrakan yang mendorong tumbuhnya ekonomi. Ini kok ndak ada apa – apa, amleng. Mestinya kan segera bergerak, melakukan gebrakan agar perekonomian meningkat,” katanya.

Nasib Wardoyo menamabhakan, modal kita ini banyak, diantaranya Upah Minimum Regional itu rendah. Mestinya banyak investor yang berminat investasi di sini karena upah rendah.

“Ini tidak ada,” ujarnya.

Sehingga ia melihat tidak akan ada pengaruh apa-apa semua proyek strategis nasional yang ada di wilayah ini, keculai ada langkah pro aktif dari Bupati Kulon Progo, untuk membuat serangkaian gebrakan.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *