Bantul, Proliman News – CTA (26) perempuan muda warga Caturharjo, Pandak, Bantul jadi korban penjambretan di wilayah Pandak, Bantul Senin (4/5/2026) malam sekitar pukul 21.45 WIB.
Akibat kejadian ini korban kehilangan sejumlah barang berharga yang berada di dalam tas miliknya. Di antaranya HP iPhone 13, dompet berisi KTP, SIM C, STNK, kartu ATM BCA dan Mandiri, uang tunai Rp600.000 serta kartu-kartu penting lainnya.
Tidak hanya kehilangan barang berharga, korban CAT juga mengalami luka di beberapa bagian tubuh akibat kecelakaan setelah berupaya mengejar pelaku jambret.
Kecelakaan mengakibatkan korban mengalami luka memar pada dagu, nyeri pada dada kanan, lecet telapak tangan kiri, serta nyeri kedua kaki. Korban telah dibawa ke RS UII Pandak untuk mendapatkan penanganan medis.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengatakan, ketika kejadian CTA baru pulang dari bekerja. Ia mengendarai sepeda motor varia warna hitam merah dengan plat nomor AB 6989 YB.
“Informasi dari warga sekitar, korban diduga sudah diikuti sejak area SPBU Cengkiran,” ujarnya.
Penjambretan sendiri terjadi di area Jalan Srandakan dekat lampu merah Sapuangin. Tas milik korban yang dicangklong ditarik paksa pelaku.
“Korban berusaha mengejar pelaku yang kabur ke arah selatan menuju jalan Sanden, namun mengalami kecelakaan tunggal di simpang tiga Sapuangin,” imbuh Rita.
Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian segera memberikan pertolongan kepada korban dan berupaya mengejar pelaku, namun tidak membuahkan hasil.
“Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, pelaku mengendarai sepeda motor Honda Vario 150 warna hitam atau abu-abu, memakai helm warna hitam, switer warna abu-abu, celana panjang serta berperawakan agak besar,” ujarnya.
Liputan: Bagus Aryo



