Aceh, Proliman News – Ketua Umum Partai Aceh sekaligus mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menyampaikan pesan penting kepada seluruh mantan kombatan GAM agar tetap menjaga kekompakan dan tidak terpecah belah.
Pesan tersebut disampaikan Mualem melalui sebuah video yang diunggah di akun media sosial Facebook miliknya.
Dalam keterangan profil akun tersebut disebutkan bahwa akun itu merupakan akun resmi Muzakir Manaf yang dikelola oleh tim, dengan identitas sebagai Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Ketua Umum Partai Aceh. Video tersebut dikutip AJNN, Sabtu 27 Desember 2025.
Dalam pesannya, Mualem secara khusus meminta para panglima GAM di daerah, mulai dari tingkat sagoe hingga wilayah, agar tetap solid dan tidak mengambil langkah-langkah yang justru melemahkan perjuangan bersama.
“Saya berpesan kepada seluruh mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka, terutama para panglima di daerah masing-masing, mulai dari tingkat sagoe hingga wilayah, agar tetap menjaga kekompakan,” ujar Mualem.
Ia menekankan pentingnya kebersamaan dalam melanjutkan perjuangan politik dan sosial pascakonflik, sekaligus merawat perdamaian yang telah terbangun di Aceh.
Menurutnya, perpecahan hanya akan merugikan perjuangan yang telah dibayar mahal oleh rakyat Aceh.
“Mari bersama-sama kita berpikir untuk melanjutkan perjuangan dan merawat damai di Aceh. Jangan terpecah belah atau ‘lompat pagar’, karena sebelumnya sudah banyak yang salah langkah,” tegasnya.
Mualem juga menyampaikan optimisme bahwa upaya memperjuangkan hak dan masa depan Aceh akan membuahkan hasil dalam waktu dekat.
Ia menyebut tahun 2026 sebagai momentum penting yang diharapkan membawa perubahan sesuai dengan cita-cita bersama.
“Saya yakin dalam waktu dekat ini, mungkin pada tahun 2026, akan seperti yang kita harapkan dan hal tersebut akan berhasil,” kata Mualem.
Menghadapi berbagai tantangan ke depan, Mualem kembali mengingatkan agar seluruh elemen mantan kombatan GAM tetap bersatu dan tidak saling meninggalkan, apalagi berkhianat terhadap perjuangan yang telah dirintis sejak masa konflik.
Liputan : Proliman News



