Kulon Progo, Proliman News – Pesan WhatsApp (WA) dari Agung Bupati KP ( orang tak dikenal yang mengaku sebagai Bupati Kulon Progo Agung Setyawan ) berisi permintaan memintan uang Rp 10 juta ternyata masih beredar di sejumlah ponsel milik warga.
Bahkan Ketua DPD Persatuan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Yogyakarta, M. Rofied yang notabene warga Kotagede Yogyakarta Minggu (6/7/2025) siang bahkan baru saja saling berbalas pesan dengan pengirim WA tersebut.
“Saya menanggapinya sangat serius, saya sempat tanyakan jarus mengirim ke nomor rekening berapa bank mana, ini sweer. Saya mikirnya barangkali terjadi apa-apa, kan repot,” katanya.
Ia juga memperlihatkan pesan permintaan meminjam uang dari nomor WA yang mengaku sebagai Bupati Agung Setyawan tersebut.
“Assalamualikum… Ada saldo Rp10jt GK, bisa pinjam sebentar Insyallah nanti malam jam 9 diganti,” demikian pesan itu.
Ia kemudian menghentikan aktivitas saling berbalas dengan pengirim WA setelah mendapatkan penjelasan dari sejumlah wartawan Kulon Progo, bahwa itu hoaks.
“Ponsel Bupati Agung Setyawan itu diretas, jangan percaya. Untung belum jadi kirim duit karena memang belumdikirim nomor rekeningnya,” katanya menyambung.
Cerita serupa juga sempat menimpa mantan Calon Wakil Bupati Kulon Progo dari Gerindra PKB Nasdem, Yusron Martofa.
Ia menceritakan, hampir saja mengirim uang kepada pengirim pesan WA yang mengaku sebagai Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, karena memang pesan tersebut cocok dengan gaya menulisnya.
“Saya nyaris percaya, bahkan juga sempat berbalas pesan dengan pengirim pesan WA yang tertera nama P Agung Bupati KP, itu. Untungnya keburu diberitahu kalau itu hoaks, maka selamat saya dari penipuan,” katanya, Minggu (6/7/2025) siang.
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan sendiri menyatakan bahwa kasus peretasan ini sudah dilaporkan kepada polisi untuk dilakukan pengusutan.
“Sudah kita laporkan, kita nunggu pengusutannya,” ujar Agung Setyawan kepada Prolimannews.id, kemarin malam.
Sedang Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sardjoko membenarkan bahwa kasus peretasan nomor WhatsApp (WA) Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan sudah dilaporkan ke kepolisian Jumat (4/7/2025).
Kini polisi sedang menyelidikan orang tidak dikenal (OTK) yang melakukan peretasan untuk meminjam uang tersebut.
Iptu Sarjoko mengatakan, pelaporan ke polisi sudah diterima pasca diketahuinya kejadian peretasan tersebut dan sudah diperiksa sejumlah saksi pasca pelaporan peretasan diterima polisi.
“Sementara ini yang lapor baru satu orang dari pihak Bupati Kulon Progo,” katanya, Minggu (6/7/2025).
Sedang korban yang mengalami kerugian karena sudah transfer saat ini belum ada yang lapor.
Iptu Sarjoko mengatakan saat ini petugas sedang melakukan pengumpulan dan memeriksa sejumlah saksi.
Dihimbau, masyarakat jangan asal membuka file kiriman apapun. Seperti di antaranya file APK karena akan rentan terhadap peretasan untuk disalahgunakan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulon Progo, Agung Kurniawan, membenarkan adanya peretasan terhadap nomor WhatsApp Bupati Kulon Progo.
Adapun saat ini nomor tersebut sudah diblokir lewat bantuan operator seluler.
“Yang sudah dilakukan blokir melalui operator seluler,” katanya.
Liputan : Anung Marganto



