Prabowo: Saya Minta Para Menteri Lebih Berani Pejabat yang Mempersulit Rakyat Copot Segera !

“Tunjukkan kekuatanmu jendral ! Babad sengkuni-sengkuni yang suka bikian gaduh negeri ini juga,” tulis sejumlah betizen dalam unggahan Sekretariat Kabinet Republik Indonesia di Tik Tok.(foto/ist)

Jakarta, Proliman News – Menyala presidenkuh ! Demikian komentar sejumlah netizen menanggapi pidato Presiden Prabowo dalam sidang paripurna perdana, kabinet merah putih kemarin.

“Tunjukkan kekuatanmu jendral ! Babad sengkuni-sengkuni yang suka bikian gaduh negeri ini juga,” tulis sejumlah betizen dalam unggahan Sekretariat Kabinet Republik Indonesia di Tik Tok.

Ribuan netizen memberi applaus atas pidato arahan Presiden Prabowo dengan lugas, tegas dan jelas menyoroti bobroknya birokrasi kita.

“Marilah kita jujur mengakui bahwa birokrasi di kita sangat terkenal ribetnya. Sangat terkenal lambatnya,” ungkap Prabowo.

Prabowo memaparkan, bahkan ada pembicaraan oleh (ditengah) rakyat kita, bahwa birokrasi pemerintah kita sering mempersulit bukan mempermudah keperluan rakyat.

“Bahkan ada yang mengatakan kalau bisa dibikin sulit kenapa dibikin mudah,” tegasnya.

Ini saya minta menetri-menteri sekarang mari kita lebih berani, mari kita lebih tidak ragu-ragu untuk memberi pelayanan yang terbaik kepada rakyat kita, lanjutnya.

Jangan ragu-ragu kalau saudara tidak puas dengan pejabat-pejabat di bawah anda laporkan, segera kita ganti. Begitu banyak orang yang mau mengabdi, ungkap Presiden.

“Tidak ada orang disini yang kebal, yang tidak patuh, tidak bekerja keras untuk bangsa dan negara. Saudara saya beri wewenang copot segera. Suruh tinggal dirumah aja daripada bikin susah kita,” ujarnya.

Diramalkan model kepemimpinan Presiden Prabowo bakal menggetarkan, dan jujur, gaya kepemimpinan tentara pasti membuat para pejabat di daerah ketir-ketir tulis sejumlah netizen.

BACA JUGA  Fundamental Ekonomi Amat Baik Pemerintah dan BI Pererat Amankan Nilai Tukar Rupiah

“Pejabat yang biasa bikin ribet, siap-siap dirumahkan,” tulisnya. Contoh susahnya bayar pajak di Samsat hanya gara-gara nggak ada KTP.

Penguasaan lahan tanah transmigran yang jatuh ke tangan cukong, pengembang, dan penambang sikap segera pak tulis netizen. Jumlahnya jutaan hektar lagi.

“Kalau ada masalah langsung ke akun Partai Gerindra, langsung disamapaikan ke bapak, “ tulis netizen setengah bercanda.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *