SD Negeri 4 Wates Gelar Kurban dan Bagikan Paket Makanan Matang ke Tukang Becak Hingga Ojek Online

Tumbuhkan Jiwa Sosial, SD Negeri 4 Wates Gelar Kurban dan Bagikan Paket Makanan Matang ke Tukang Becak hingga Ojek(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Memaknai  Hari Raya Idul Adha, SD Negeri 4 Wates Kulon Progo menggelar kegiatan penyembelihan dan penyaluran daging qurban di lingkungan sekolah pada Rabu, (28/5/2026).

Berbeda dari biasanya, kali ini pihak sekolah memilih untuk mengolah daging kurban tersebut menjadi hidangan matang siap santap sebelum didistribusikan.

Pada Idul Adha tahun ini, SD Negeri 4 Wates menyembelih 3 ekor kambing secara mandiri di sekolah.

Selain itu, pihak sekolah juga membangun sinergi dan bergabung dengan sekolah lain untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa sapi.

Seluruh pembiayaan kegiatan kurban ini berhasil dihimpun secara gotong royong melalui dana infak para guru, karyawan, siswa, serta donasi sukarela dari para wali murid.

Kegiatan yang melibatkan kerja sama antara guru, staf, dan para siswa ini berhasil menyalurkan paket olahan daging kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar sekolah, di antaranya menyasar para tukang becak, pengemudi ojek, serta warga masyarakat sekitar yang berhak menerima.

Kepala SD Negeri 4 Wates, Harni Astuti, menyampaikan bahwa aksi religi-sosial ini bukan sekadar ibadah tahunan, melainkan sebuah laboratorium sosial bagi para siswa untuk belajar hidup berdampingan dengan masyarakat.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya melihat proses kurban secara teori, tetapi juga merasakan langsung indahnya berbagi dan berinteraksi dengan warga sekitar. Ini adalah langkah konkret dalam pembiasaan bermasyarakat agar siswa memiliki empati yang tinggi sejak dini,” ujar Harni Astuti.

BACA JUGA  Polresta Sleman Luruskan Isu Pelajar Meninggal Akibat Tawuran di Ring Road Barat

Selain sebagai bentuk ketaqwaan, pelaksanaan kurban dan aksi berbagi ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) yang diterapkan di sekolah.

“Melalui aksi nyata ini, sekolah mengintegrasikan dua poin utama dari 7 KAIH, yaitu kebiasaan Beribadah dan Bermasyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mempraktikkan langsung nilai-nilai kebersamaan.

Mulai dari proses persiapan, memasak bersama secara gotong royong, hingga mendistribusikan makanan langsung kepada para penerima manfaat di jalanan dan lingkungan sekitar sekolah.

Dengan adanya kegiatan ini, SD Negeri 4 Wates berharap dapat terus konsisten mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesalehan ritual dan kesalehan sosial yang berjalan seimbang sesuai dengan semangat 7 KAIH.

Liputan : W Maryanti

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *