Kulon Progo, Proliman News — Suasana antusias dan tertib mewarnai kegiatan pemilihan Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di SMK Ma’arif 3 Wates, Kulon Progo, Selasa (14/10/2025).
Pemilihan yang diikuti seluruh siswa itu menjadi sarana pembelajaran demokrasi bagi pemilih pemula.
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah sejak pukul 08.00 WIB tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pemilihan OSIS Serentak se-Kulon Progo yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan setempat.
Empat pasangan calon (paslon) dari IPNU dan IPPNU berkompetisi memperebutkan kepercayaan suara siswa. Melalui proses pemungutan suara yang demokratis, pasangan Ahnaf & Dana dan Rona & Entry berhasil terpilih sebagai ketua dan wakil ketua baru.
Kepala SMK Ma’arif 3 Wates, Andriyan Wuryantini, menegaskan pentingnya kegiatan tersebut sebagai bentuk pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah.
“Pemilihan ini bukan sekadar rutinitas organisasi, tetapi juga cara membiasakan siswa berpikir kritis dan menentukan pilihan secara mandiri sesuai hati nurani,” ujarnya.
Ia juga menekankan empat pesan penting dalam sambutannya:
1. Pemilihan menjadi sarana pendidikan demokrasi, terutama bagi siswa sebagai pemilih pemula.
2. Siswa diajak menentukan pilihan secara sadar dan mempertimbangkan visi-misi calon.
3. Proses pemilihan harus berlangsung jujur, adil, dan transparan.
4. Kegiatan ini menjadi media siswa untuk berpartisipasi dalam praktik demokrasi di lingkungan sekolah.
Proses pemilihan berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari siswa dan guru. Panitia memastikan seluruh tahapan dilakukan secara terbuka, mulai dari pendaftaran pemilih, kampanye, debat kandidat, hingga penghitungan suara.
Dengan terpilihnya pengurus baru, IPNU–IPPNU SMK Ma’arif 3 Wates diharapkan menjadi motor penggerak kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemimpinan di sekolah.
Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran demokratis di kalangan pelajar.
Liputan: Anung Marganto



