Suharyono Terpilih Menjadi Ketua Pirukunan Tuwanggono Kabupaten Kulon Progo 2026-2031

Babak Baru Pirukunan Tuwanggana Kulon Progo: Drs. Suharyono Nakhodai Estafet Kepemimpinan 2026-2031(foto/Priyo)

Kulon Progo, Proliman News – Gedung Adikarto di Kompleks Pemda Kulon Progo menjadi saksi sejarah lahirnya nakhoda baru bagi Pirukunan Tuwanggana Kabupaten Kulon Progo.

Dalam perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar pada Jumat (14/02/2026), Drs. Suharyono resmi terpilih untuk memimpin organisasi ini selama lima tahun ke depan.

​Musda tersebut juga dihadiri Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, jajaran pimpinan DPRD, perwakilan Pirukunan Tuwanggana DIY, hingga para Panewu dan Pinutuwo se-Kulon Progo.

​Bupati Kulon Progo menyatakan Tuwanggana adalah “ruh” yang selama ini setia mengawal denyut nadi pembangunan di tingkat kalurahan.

​”Terima kasih karena selama ini selalu eksis membersamai kami. Insya Allah, ke depan Pemerintah Daerah akan memberikan perhatian lebih serius terhadap penguatan kelembagaan ini sebagai mitra pengganti LPMK,” tegas Bupati, disambut tepuk tangan peserta.

​Musda berjalan sangat dinamis namun tetap dalam koridor kekeluargaan. Di bawah kepemimpinan sidang H. Priyo Santoso, SH., MH., mulai dari pembahasan Tata Tertib hingga Laporan Pertanggungjawaban berjalan lancar.

​Puncaknya, sidang formatur menyepakati sosok Drs. Suharyono sebagai Ketua Umum periode 2026-2031.

Suharyono bukanlah orang baru di Bumi Binangun. Rekam jejaknya sebagai mantan birokrat senior di bidang pendidikan menjadi modal kuat untuk membawa Pirukunan Tuwanggana lebih profesional dan berwibawa.

​Bukan sekadar ganti pemimpin, Musda kali ini juga melahirkan empat mandat besar yang akan menjadi pedoman organisasi ini ke depan.

BACA JUGA  Dua Guru SMP dan Empat Guru SD di Kulon Progo Menulis Buku 'Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat'

Pertama, mendesak pemerintah untuk memberikan otoritas kelembagaan yang jelas, lengkap dengan dukungan fasilitas sekretariat dan operasional.

​Kedua memastikan peran Tuwanggana melekat erat dalam program-program di tingkat Kapanewon.

​Ketiga, mendorong pemerintah kalurahan agar lebih maksimal dalam memfasilitasi Tuwanggana demi kelancaran tugas di lapangan.

​Keempat, meminta agar program Padat Karya disalurkan secara merata dan bertahap ke seluruh kalurahan di Kulon Progo tanpa terkecuali.

​Di bawah kepemimpinan Suharyono , Pirukunan Tuwanggana diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi mesin penggerak kesejahteraan masyarakat Kulon Progo yang lebih berdaya.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *