Sumbersari Supit Urang Pronojiwo Lumajang Zona Merah yang Menjadi Pemukiman Padat Penduduk

Dusun Sumbersari (juga dikenal sebagai Kampung Kamar A) di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, lima tahun silam pada letusan Gunung Semeru (4/12/ 2021) juga mengalami kerusakan sangat parah(foto/ist)

Lumajang, Proliman News – Kampung yang paling parah terdampak erupsi Gunung Semeru, yakni Dusun Sumbersari, Supit Urang, Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur.

Hampir seluruh bangunan terkubur material vulkanik (pasir dan lahar) akibat erupsi Gunung Semeru pada Rabu (19/ 11/2025).

Dusun Sumbersari (juga dikenal sebagai Kampung Kamar A) di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, lima tahun silam pada letusan Gunung Semeru (4/12/ 2021) juga mengalami kerusakan sangat parah.

Di mana ratusan rumah terkubur hingga kedalaman beberapa meter oleh lahar dingin dan abu vulkanik.

Material vulkanik menimbun rumah-rumah warga dengan ketinggian hingga sekitar 4 meter di beberapa titik, menyebabkan puluhan rumah rusak berat atau lenyap sama sekali dan memaksa warga mengungsi serta direlokasi ke tempat yang lebih aman.

Erupsi Gunung Semeru (4/12/2021) menyebabkan kerugian besar, baik material maupun korban jiwa, dan mengubah drastis lanskap di sekitar lereng Semeru.

Lima tahun kemudian, pada erupsi Gunung Semeru Rabu (19/11/2025) berbagai bangunan di tempat ini kembali hilang disapu awan panas dan lahar dingin.

Lima tahun warga membangun rumah bangus, menata kawasan menjadi pemukiman yang ramai dan menjadi tempat menghasilkan kembali hilang.

Kawasan ini merupakan zona merah letusan Gunung Semeru dan semestinya tidak digunakan untuk tempat pemukiman atau tempat tinggal.

Tetapi warga yang semula berada di huntap (hunian tetap) yang disediakan pemerintah memilih kembali ke wilayah ini karena sumber pangan dan penghasilan mereka ada disini.

BACA JUGA  KPK Sita Rp4 Miliar dan 5 Koper dari Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu, Hasil Pengembangan OTT Rejang Lebong

Liputan : Reinaldy Dwi

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *