Sungai Bodri Bakal Banyak Ikan, 50.000 Benih Nilem Ditebar di Tretep

Sungai Bodri Bakal Banyak Ikan, 50.000 Benih Nilem Ditebar di Tretep. (Foto/Dok)

Temanggung, Proliman News – Sungai Bodri di Desa Nglarangan, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, bakal semakin banyak ikannya. Sebanyak 50.000 benih ikan nilem ukuran 5–7 sentimeter ditebar di sungai tersebut dalam kegiatan restocking perairan umum, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPA) Kabupaten Temanggung tersebut menjadi bagian dari momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Penebaran benih melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, relawan, komunitas mancing, TP PKK Kabupaten Temanggung, serta masyarakat sekitar.

Sekretaris DKPPA Kabupaten Temanggung Harnani Imtikhandari mengatakan, kegiatan tersebut berawal dari sejumlah permohonan bantuan benih ikan untuk perairan umum yang diajukan pemerintah desa maupun organisasi masyarakat.

“Awalnya ada beberapa permohonan bantuan benih ikan untuk perairan umum, baik dari desa maupun organisasi masyarakat. Kemudian, sebagai bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan, kami jadikan momentum untuk penebaran benih,” ujarnya.

Dari sejumlah wilayah yang mengajukan bantuan, DKPPA memilih kawasan hulu Sungai Bodri di Desa Nglarangan karena dinilai memiliki kondisi yang efektif untuk mendukung keberlangsungan ikan yang ditebar.

“Kami memilih wilayah hulu sungai yang dipandang efektif. Warga, baik di Desa Nglarangan maupun di wilayah perbatasan Kendal, juga menyambut positif kegiatan ini,” katanya.

Menurut Harnani, pelibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Selain tokoh masyarakat dan relawan, pihaknya turut mengajak komunitas mancing agar ikut menjaga keberadaan ikan sekaligus kelestarian sungai.

“Harapan kami, selain untuk mempertahankan ekosistem, kegiatan ini bisa mengungkit kesadaran untuk menjaga kelestarian sungai dan lingkungan sekitar,” jelasnya.

Benih ikan nilem yang ditebar berasal dari Balai Benih Ikan (BBI) Mungseng, Kabupaten Temanggung. Sebanyak 50.000 ekor benih dengan ukuran sekitar 5–7 sentimeter dilepas ke perairan Sungai Bodri.

Harnani menambahkan, kegiatan tersebut juga menggandeng TP PKK Kabupaten Temanggung agar program restocking dapat bersinergi dengan berbagai program lainnya, seperti pelestarian lingkungan, program kali bersih, hingga penyediaan sumber protein hewani untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.

“Dari postingan di media sosial, sudah ada beberapa permintaan untuk kegiatan serupa. Nantinya akan kami sesuaikan dengan ketersediaan benih ikan di BBI,” katanya.

Ketua TP PKK Kabupaten Temanggung Panca Dewi yang hadir dan turut turun langsung ke sungai untuk menebar benih mengatakan, kegiatan tersebut sejalan dengan program Bupati Temanggung Agus Setyawan yang terus mendorong masyarakat untuk menjaga lingkungan.

“Ini sejalan dengan program Bupati Temanggung yang terus menggalakkan pentingnya menjaga lingkungan. Tidak hanya melalui penanaman di lahan kritis, tetapi juga melalui penebaran benih ikan di sungai,” ujarnya.

Panca Dewi berharap benih ikan yang ditebar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga populasi ikan di Sungai Bodri semakin terjaga. Dalam jangka panjang, keberadaan ikan di sungai diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk sebagai sumber pangan dan protein hewani.

“Kami berharap benih-benih yang ditebar ini bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, populasinya semakin terjaga, dan nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, salah satu peserta dari komunitas mancing, Priyono, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan ikan yang semakin banyak di sungai tidak hanya bermanfaat bagi ekosistem, tetapi juga berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami senang dengan adanya kegiatan ini. Kalau ikan di sungai semakin banyak, lingkungan juga menjadi lebih hidup. Ini bisa meningkatkan perekonomian warga, terutama bagi para penghobi mancing,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat ikut menjaga ikan yang telah ditebar dengan tidak melakukan penangkapan menggunakan cara-cara yang dapat merusak ekosistem sungai.

Kegiatan restocking tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk menjaga keseimbangan ekosistem Sungai Bodri sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa sungai bukan sekadar aliran air, melainkan bagian penting dari lingkungan dan sumber daya pangan yang perlu dijaga bersama.

Liputan: Nadhifa Zara

Deskripsi Banner
BACA JUGA  Sri Sultan Dorong Pemkab Kulon Progo Perkuat Perencanaan dan Prioritas Pembangunan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *