Umrah Bersama Madania Tour Kulon Progo: Setiba di Madinah Ingin Rasanya Segera Berzikir di Makam Rosulullah

Setiba di Madinah, setelah menempuh perjalanan panjang dari Kulon Progo – Arab Saudi ingin rasanya segera melakukan ziarah ke Makan Rasulullah. Berdoa dan bertafakur.(foto/ist)

Madinah, Proliman News – Setiba di Madinah, setelah menempuh perjalanan panjang dari Kulon Progo – Arab Saudi ingin rasanya segera melakukan ziarah ke Makan Rasulullah. Berdoa dan bertafakur.

“Itu yang ada dalam hati saya, mungkin juga ada di hati setiap jamaah umrah, “ ujar Ust. H. Teguh Santoso, pendamping Jamaah Umroh Madania Kulon Progo, melalui pesan singkatnya.

Tetapi saya sadar, saya harus bersabar karena harus mengatur jamaah yang kecapekan setelah perjalanan jauh,  15 jam. Lagi pula kali ini belum sampai waktunya antrian kami untuk berziarah di Makam Rasulullah.

Berkunjung ke dua area istimewa yakni Raudhatul Jannah dan Makam Rasulullah, harus ada surat izin khusus. Didalamnya ada jadwal waktu kapan jamaah masuk berziarah.

Ada dua cara untuk bisa masuk ke Raudhah atau berziarah di area Makam Rasulullah. Pertama, harus ada izin dan jadwal terkait hari dan jam memasuki area Raudhatul Jannah.

Di pintu masuk area Raudhah, petugas akan meminta surat izin. Apabila tidak mengantongi maka akan diusir.

“Laki-laki dan perempuan dipisah. Hanya berlaku sekali (masuk ke Raudhatul Jannah),” katanya.

Jamaah umroh tidak perlu kawatir, karena surat izin sudah diurus oleh Madinia Tour, sehingga tidak perlu bingung untuk masuk ke Raudhatul Jannah.

Atau, kedua mendaftar melalui aplikasi Tawakkalna. Di Indonesia, aplikasi tersebut seperti PeduliLindungi.

BACA JUGA  Hanya dengan Rp 23 Juta Bisa Berangkat Umroh Fasilitas lengkap Ini Paket Promo Merdeka Madania Travel !

Cara ini jika dilakukan secara individu. Caranya, jemaah tinggal mengunduh aplikasi Tawakkalna lalu mendaftar lewat itu.

“Saya Alhamdulillah berkesempatan dua kali masuk Raudhah, keduanya mendaftar berkelompok,” tandas

Berusaha masuk tanpa surat izin rasanya sulit karena karena pintu dan jalur menuju dua area istimewa itu hanya satu, dibatasi dengan barrier dan diawasi ketat oleh petugas.

Berziarah ke Raudhah merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam ibadah haji maupun umrah.

Raudhah dalam bahasa Arab berarti taman atau kebun yang ditanami pohon-pohon indah. Secara khusus, Raudhah merupakan area tertentu di dalam Masjid Nabawi.

Raudhah di Masjid Nabawi adalah tempat mulia yang dicintai Allah. Di masjid ini, area Raudhah terletak diantara Makam Rasulullah dan mimbar tempat Nabi Muhammad berkhotbah semasa hidupnya.

Ini menjadi tempat khusus yang selalu ramai dikunjungi jemaah haji dan umrah. Bukan sekedar berkunjung, terdapat beberapa amalan Raudhah di Masjid Nabawi yang baik untuk dilakukan.

Amalan Raudhah dianjurkan kepada umat muslim yakni untuk memperbanyak doa di tempat yang mustajab, salah satunya Raudhah di Masjid Nabawi yang mulia di mata Allah.

Dengan begitu, penting bagi kita untuk mengetahui berbagai amalan Raudhah di Masjid Nabawi meski tidak mudah dan selalu berebut dengan jemaah lain.

Namun dengan niat tulus maka Allah akan memudahkan tamu undangannya untuk beribadah dengan baik.

BACA JUGA  Momentum Iduladha, Bupati Temanggung Agus Gondrong Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial

Selain itu, terdapat manfaat keutamaan yang bisa didapatkan jika Anda banyak berdoa dan melakukan amalan baik saat berziarah ke Raudhah Masjid

Berikut amalan Raudhah di Masjid Nabawi dan keutamaannya yang perlu di ketahui.

Dalam sebuah hadist, Rasulullah pernah bersabda : Dari Abdullah bin Zaid Al-Mazini, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: Tempat di antara rumahku (makam) dan mimbarku ini adalah Raudhah (kebun) di antara beberapa kebun surga. (HR. Bukhari)

Para ulama menyebutkan dua makna dari Raudhah. Pertama, Raudhah adalah suatu tempat mulia yang dicintai Allah dan akan dipindah ke surga.

Kedua, Raudhah dimaknai sebagai salah satu tempat jika orang beribadah di tempat tersebut akan mengantarkannya masuk surga.

Dalam rangkaian haji dan umrah, ribuan orang selalu datang berkunjung ke Raudhah untuk mendapatkan kebaikan tersebut.

Bahkan, banyaknya jemaah yang ingin masuk, harus mengantri hingga berdesakan untuk bisa masuk ke tempat mulia tersebut.

Beberapa amalan yang bisa dilakukan jemaah haji maupun umrah, seperti memanjatkan doa, membaca zikir, membaca Al-Qur’an, melakukan salat sunah atau salat wajib di samping makam Rasulullah.

Meski begitu, perjuangan untuk beribadah saat berkunjung ke Raudhah Masjid Nabawi juga tidak mudah. Anda harus mengantri hingga berdesakan untuk mendapatkan kesempatan tersebut.***

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar