Kulon Progo, Proliman News – Sedikitnya 10 hektar lahan tambak udang di Pantai Pasir Mendir dan Pasir Kadilangu, Jangkaran, Temon, Kulon Progo, hilang tergerus abrasi.
Abrasi yang menerjang kawasan Pantai Pasir Mendit dan Pasir Kadilangu sendiri sudah berlangsung tiga bulan terakhir dan terus merangsek ke kawasan pemukiman warga.
Akibat hilangnya puluhan lahan tambah ini warga kini hanya pasrah meski harus menderita kerugian lebih dari Rp 1,5 miliar.
Warga berharap agar Pemerintah Daerah Kulon Progo ngaruhke kondisi warga di pedukuhan yang berbatasan dengan Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ini.
“Saya sudah lapor kepada petugas di Kapanewon Temon, tetapi belum ada reaksi apa-apa. Padahal dengan hilangnya lahan tambak ini ratusan orang kehilangan mata pencaharian. Tambah itu mata pencaharian pokok bagi kami di kawasan ini,” ujar Dukuh Pasir Mendit Risgianto, Sabtu (18/10/2025).
Karena setiap tambah itu mempekerjakan sedikitnya 5 orang sehingga hilangnya 21 lahan tambah ini setidaknya ada 100 lebih orang menganggur.
Mereka juga tidak tahu harus berusaha apa lagi, karena kawasan pantai rusak hancur dan terus tergerus abrasi hingga ke kawasan pariwisata.
Sementara di kawasan wisata, sejumlah bangunan seperti gardu pandang, lapak jualan dan pendopo tempat kumpulan warga sudah tidak ada karena hanyut tergerus abrasi.
Liputan : Suyono Sugondo



