Yogyakarta, Proliman News — Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Sabtu (1/8/2026). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat terjadi 4 kali guguran lava pijar pada periode pengamatan terkini.
Guguran lava pijar tersebut meluncur hingga jarak maksimum 2 kilometer (km) mengarah ke Sungai Sat dan Sungai Putih.
Berdasarkan pengamatan visual, Gunung Merapi terlihat jelas dan asap kawah terpantau nihil. Kondisi cuaca di sekitar area gunung tercatat cerah dengan suhu udara mencapai 16,5°C dan kelembaban udara 93,5 persen.
Dari data seismik yang dilansir melalui portal Magma BPPTKG, terekam sejumlah aktivitas kegempaan meliputi:
- Gempa Guguran: 18 kali
- Gempa Hybrid/Fase Banyak: 12 kali
- Gempa Vulkanik Dangkal: 1 kali
Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih dipertahankan pada Level III (Siaga). Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mematuhi rekomendasi jarak aman, serta menghindari kawasan yang berpotensi terdampak bahaya guguran lava maupun awan panas.
Liputan: Galang Andika Pratama



