Kulon Progo, Proliman News – Kiai Wahib Jamil bersama Gus Munada saat memberikan tausiyah di Majelis Kiai Ombo di Pengasih pada Rabu (0/4/2025) malam. Halal Bihalal Momentum Mewujudkan Masyarakat Rukun dan Berakhlak Mulia
Tujuh ratusan jamaah Kiai Ombo, Terbah, Pengasih, Kulonprogo mengikuti Majelis Sholawat dan Pengajian. Majelis Sholawat dipimpin oleh Gus Achmad Choirul Munada dan Tausiyah oleh Kiai Haji Wahib Jamil Kepala Kantor Kemenag Kulonprogo.
Kiai Haji Wahib Jamil mengungkapkan bahwa halal bi halal adalah momentum untuk mewujudkan Masyarakat rukun dan berakhlak mulia.
“Berkumpul di tempat ini atas izin Allah SWT bukan karena suatu hal lain namun menjadi wujud silaturahmi dan rasa Syukur kita kepada Allah,”ungkap Wahib Jamil.
Lebih lanjut Wahib Jamil menerangkan bahwa Allah dalam menyapa manusia itu dengan dua cara, yakni cara yang pertama Allah memberikan nikmat dan cara yang kedua itu dengan musibah dan ujian.
“Jika kita tidak bisa menerima nikmat dan mengucapkan Syukur kepada Allah SWT dengan berbagai macam kenikmatan yang telah diberikan maka Allah akan mengganti dengan berbagai macam musibah dan ujian. Maka kita harus mengucapkan Syukur akan berbagai macam kenikmatan tersebut agar selalu diberi keberkahan,” terang Wahib Jamil.
Wahib Jamil menjelaskan bahwa pada malam ini ia mengucapkan sugeng riyadi taqaballahu wa minkum taqaballahu ya karim. Ucapan tersebut adalah ucapan yang pernah dilakukan oleh sahabat nabi setelah menjalankan sholat Idul Fitri.
“Itu adalah ucapan selamat rasa syukur atas amalan perbuatan yang kita lakukan di bulan Ramadhan dan semoga amal perbuatan kita diterima Allah SWT. Sejatinya amal yang diterima Allah bukan masalah amal yang banyak ataupun sedikit. Jadi amal yang sedikit dilakukan dengan tulus dan ikhlas bisa lebih baik daripada amal banyak yang dilakukan tidak dengan sepenuh hati dan Ikhlas,”jelas Wahib Jamil.
Wahib Jamil menegaskan bahwa pada intinya kita dalam menjalankan ibadah ibadah bulan Ramadhan dengan penuh Ikhlas dan semaksimal mungkin.
“Jangan sampai kita merasa paling sempurna paling taat paling shalih karena amalan kita, karena di terima atau tidak amalan kita hanya Allah yang Maha tahu. Yang terpenting kewajiban ketakwaan kita kepada Allah kita lakukan semaksimal mungkin,”pungkas Wahib Jamil.
Majelis Sholawat dimeriahkan dengan penampilan Hadroh Kanjeng Sunan Kali bersama Gus Achmad Choirul Munada. Sebelum acara Pengajian diselenggarakan Mujahadah dipimpin oleh Kiai Amdriyanto.
Hadir dalam acara tersebut Lurah Pengasih Haryana, Ketua Majelis Kiai Ombo Paiman, Pengasuh Kiai Ombo Kiai Andriyanto, Kiai Chalimi, Kiai Eko Juwito, Tokoh masyarakat setempat Sawiyo, R. Mulyono dan simbah Harjo.
Liputan : Anung Marganto



