Panen Cabai di Pesisir Selatan Kulon Progo Memuncak Sayang Harga Lelang Anjlog Hingga Rp13.000 /Kg

Yudianto mengatakan, kalau saja harganya bagus sampai diatas Rp 25 ribu, petani akan lebih semangat memetik cabai sehingga panen cabai sepanjang Pesisir Selatan Kulon Progo bisa mencapai lebih dari 75 ton sehari.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Panen cabai di sepanjang pesisir selatan Kabupaten Kulon Progo mulai mencapai puncaknya, sayang harga lelang cabai terus merosot. Ini yang membuat petani cabai lemas lunglai.

Meski kondisi cabai di batang sangat rinbun dan sehat, namun pera petani enggan memanen dan membiarkan cabai matang atau lonyot dilahan.

Pada hari Senin (23/6/2025) kemarin misalnya volume panen cabai mencapai tidak kurang dari 50 ton. Atau naik dari hari sebelumnya yang hanya mencapai 32 ton.

Dari 50 ton cabai yang masuk pool lelang cabai di sepanjang Pesisir Selatan Kulon Progo tersebut, 39 ton diantaranya dipasok dari kawasan Pantai Trisik Banaran Galur Kulon Progo.

Sementara sehari sebelumnya kawasan Pantai Trisik Kulon Progo hanya memasok 28 ton cabai ke pool lelang.

“Iya, yang masuk pool lelang mencapai 39 ton lebih, atau naik dari sebelumnya. Sayang harganya hancur, hanya Rp 12.000 per kilogram, kalau harga bagus, pasti petani lebih giat memanen. Ini petani lagi lesu,” kata Ngatimin Ketua Kelompok Tani Sido Dadi, Pantai Trisik, Kulon Progo.

Karena harga murah petani banyak yang membiarkan cabai matang di pohon atau lonyot dan tidak terawat.

“Kalau harganya bagus, diperkirakan dari kawasan Pantai Trisik saja akan memasok tidak kurang dari 45 ton cabai di musim puncak panen seperti ini,”ujarnya.

BACA JUGA  Lelang Cabai di Pantai Selatan Kulon Progo Dimulai Harga Tertinggi Hanya Mencapai Rp 23 Per Kilogram

Tetapi karena harga murah maka banyak petani tidak memanen cabai hingga pasokan ke pool lelang cabai hari kemarin sore hanya mencapai 39 ton saja.

Sebenarnya volume panen cabai bisa terus meningkat hingga awal bulan Juli 2025 mendatang karena kondisi tanaman cabai masih sehat.

Sementara dari 11 pool lelang cabai lain di sepanjang Pantai Selatan Kulon Progo, tercatat panen cabai petani di masing-masing kawasan volumenya juga tidak maskimal atau sangat minimal.

“Ini karena petani malas memetik akibat harganya lelang cabai hanya mencapai Rp 13.000 per kilogram. Kalau harga bagus, volume panen cabai pasti maksimal, “ ujar Yudianto petani cabai Pantai Bugel Kulon Progo.

Tercatat pada Senin ( 23/6/2025) volume panen cabai tertinggi ada di Kelompok Tani Sido Dadi mencapai 39 ton lebih, kemudian Kelompok Tani Maju manunggal 2,9 ton. Kelompok Tani Sari 3,97 ton, Kelompok Tani Sido Muncul 1,1 ton.

Sedang kelompok 7 kelompok lainnya hanya mencatat rata-rata 5 kuintal hingga 7 kuintal.

Yudianto mengatakan, kalau saja harganya bagus sampai diatas Rp 25 ribu, petani akan lebih semangat memetik cabai sehingga panen cabai sepanjang Pesisir Selatan Kulon Progo bisa mencapai lebih dari 75 ton sehari.

“Kali ini banyak cabai yang dibiarkan matang dan lonyot dilahan, tidak petik dan tidak dirawat karena harganya sangat murah. Padahal tanaman masih segar dan buahnya masih rimbun,” ujarnya.

BACA JUGA  Harga Cabai di Tingkat Lelang Kembali Mesorot Sore ini Berada di Angka Rp 34.000 / Kilogram

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *