Ralea Sayang, Kuatkan Hatimu Iklaskan Niatmu Jaga Adikmu Hingga Kelak Nanti Doa Kami Menyertaimu

Kisah Ariendra Ralea Irgantari (9) siswa kelas 3 SDN Gembongan, Sentolo, Kulon Progo benar-benar mengurai air mata.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Kisah Ariendra Ralea Irgantari (9) siswa kelas 3 SDN Gembongan, Sentolo, Kulon Progo benar-benar mengurai air mata.

Ia harus membawa adiknya bernama Reyfan (3) ke sekolah karena sang ibu sakit parah, kanker payudara.

Kisah Ralea akhirnya mendapat perhatian dari sejumlah pihak.

Salah satunya datang dari Komisi IV DPRD Kulon Progo yang mendatangi Ralea di sekolah dan memberikan bantuan.

Ketua Komisi IV DPRD Kulon Progo Edi Priyono mengaku prihatin melihat kondisi Ralea yang harus belajar sambil mengasuh sang adik.

“Kami cross check ke Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan bahwa keluarga yang bersangkutan sudah diakses dengan bantuan dari Pemda,” katanya.

Edi mengaku pihaknya memberikan pendampingan dengan memastikan sang anak mendapatkan bantuan pendidikan serta sosialnya.

“Kami advokasi hingga ke sana sampai anak ini bisa tetap mengikuti belajar dengan tuntas,” jelasnya.

Perjuangan Ariendra Ralea Irgantari pun semakin viral di media sosial.

Media sosial dihebohkan dengan kisah memilukan anak perempuan berusia 9 tahun di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang terpaksa bersekolah sambil mengasuh adiknya.

Keiklasan Ralea momong adik kecilnya bernama Reyfan (3) sambil sekolah ternyata sudah berjalan selama 6 bulan terakhir.

Bocah SD ini tak punya pilihan lain karena ibunya Rubiyanti (36), orang tua tunggal, sedang berjuang melawan kanker payudara.

“Diketahui bahwa Ralea asal Salamrejo, Sentolo ini terpaksa membawa adik pertamanya Reyfan (3) ke sekolah karena kondisi ibunya, Rubiyanti (36) yang sedang berjuang melawan penyakit kanker payudara,” tulis akun Instagram @gegerkulonprogo, dikutip Jumat (30/1/2026).

BACA JUGA  Tekan Kejahatan Jalanan, Bupati Sleman Wajibkan Pelajar Penandatanganan Kontrak Bebas Klitih

Dalam video tersebut disebutkan, sang ibu yang merupakan orang tua tunggal kesulitan menjaga kedua adik Ralea di rumah.

Kondisi ini memaksa Ralea mengambil alih peran sebagai kepala rumah tangga di usia dini. Dia mulai dari mengurus kebutuhan rumah dan merawat sang ibu.

“Tidak hanya itu, Ralea juga mengasuh adiknya saat jam pelajaran berlangsung, di mana hal ini sudah dilakoni sejak 6 bulan terakhir,” tulis @gegerkulonprogo.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *