Enam Bulan Ini Ralea Irgantari (9) Terpaksa Sekolah Sambil Momong Adiknya Reyfan Caraka (4), Ibunya Kanker !

Raut wajah Ariendra Ralea Irgantari tetap sumringah, meski siswa kelas 3 SD Negeri Gembongan, Sentolo, Kulon Progo, ini harus sekolah sambil menjaga adiknya. (foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Raut wajah Ariendra Ralea Irgantari tetap sumringah, meski siswa kelas 3 SD Negeri Gembongan, Sentolo, Kulon Progo, ini harus sekolah sambil menjaga adiknya.

Sambil belajar ia juga sepenuhnya menjaga sang adik, Reyfan Caraka Fahturohman (4) lantaran ibunya tengah terbaring sakit karena mengidap kanker payudara.

Kondisi ini bahkan sudah ia dilakoni sejak enam bulan terakhir.

Ia harus mengasuh adiknya sejak ibunya sakit dan dan kerap menjalani kemoterapi di rumah sakit. Sedangkan ayahnya tidak diketahui dimana keberadaannya.

Kepala Sekolah SD N Gembongan, Pri Hastuti Komarul mengungkapkan Ariendra adalah murid yang rajin dan memiliki prestasi belajar yang baik.

Setiap pagi ia membawa dua tas, satu berisi buku dan satu lagi berisi perlengkapan adiknya seperti susu dan pakaian ganti.

Yang membuat semua guru menitikkan air mata karena ia tidak pernah mengeluh.

Bahkan, meski sambil mengasuh adik, Ralea Irgantari tetap tekun belajar dan nilainya bagus, lanjutnya kepada pers.

Saat pelajaran, adiknya akan ikut berada di dalam kelas duduk di sampingnya.

Ketika bosan, kadang adiknya ke luar kelas. Beruntung sang adik juga tidak rewel, dengan kondisi yang terbatas.

“Kita tidak melarang membawa adiknya. Semuanya bisa mengambil pelajaran hidup yang mengajarkan empati dan peduli,” katanya.

Kepala Disdikpora Nur Wahyudi mengaku sudah mendengar permasalahan ini. Mereka juga sudah ke sekolah untuk bertemu guru dan siswa sembari menyalurkan bantuan.

BACA JUGA  Siswa SMK Bhumi Phala Parakan Menanam Seribu Pohon di Embung Kledung Temanggung

“Anak ini harus tetap sekolah,” katanya.

 Perjuangan anak ini masih panjang. apapun kondisinya ia harus sekolah untuk mengejar cita-citanya menjadi dokter. 

“Siapapun ketika ditawari pasti tidak ada yang mau. Namun takdir tak bisa dihindari. Mari kita ringankan beban adik ini dengan sedikit menyisihkan rejeki, untuknya,” kata Nur Wahyudi.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *