·Tegal, Proliman News – Bencana tanah gerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, terus terjadi.
Akibat bencana ini warga diungsikan karena rumah mereka terancam ambrol, rusak, akibat tanah bergerak makin meluas dan dalam.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah pengungsi per Minggu (8/2) mencapai 2.453 jiwa.
Rincian pengungsi yaitu 945 laki-laki, 982 perempuan, 220 lansia, 3 ibu hamil, 3 ibu menyusui, 179 anak-anak, 40 balita, 65 batita, 1.049 remaja, dan 894 dewasa.
Para pengungsi terpusat di delapan titik pengungsian yaitu Majlis Az Zikir wa Rotibain, Majelis & Dukuh Pengasinan, SD N 2 Padasari, Dukuh Lebak RW 05, Gedung Serbaguna Desa Penujah, Ponpes Dawuhan Padasari, Dukuh Tengah Desa Tamansari, dan Desa Mokaha Kecamatan Jatinegara.
Tim BNPB telah bersiaga di lokasi terdampak dan melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah setempat serta menyalurkan dukungan bantuan logistik dan permakanan.
BNPB juga terus melakukan pendataan warga terdampak dan pencarian lokasi untuk pembangunan huntara.
Dinas Sosial, Dukcapil dan Perkim Kabupaten Tegal melakukan verifikasi dan pemutakhiran data By Name By Address (BNBA) untuk penerbitan Surat Keputusan kebutuhan hunian sementara (huntara).
Hari ini, Senin (9/2) BNPB bersama dengan pemerintah daerah setempat dan ESDM Pemprov Jawa Tengah melakukan asesmen kelayakan lahan huntara dan relokasi.
BNPB mengimbau warga untuk mengikuti arahan BPBD setempat guna mengantisipasi potensi ancaman yang meluas di wilayah tersebut.
Liputan: Rilis Pers



