Kulon Progo, Proliman News – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kulon Progo mulai memetakan strategi menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2027.
Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) mengajukan skema pemusatan latihan kabupaten (Pelatkab) berjenjang sebagai kerangka awal pembinaan atlet.
Paparan strategi tersebut disampaikan dalam rapat pengurus harian yang digelar di Kantor KONI Kulon Progo, Jumat (6/3/2026), dipimpin Ketua Umum KONI Kulon Progo Hamam Mutaqim.
Rapat dihadiri Wakil Ketua Umum I Master Zuharsono Azhari, Wakil Ketua Umum II Kusdira, Wakil Ketua Umum III Anung Marganto, Sekretaris Umum Eko Wisnu Wardhana, Wakil Sekretaris Umum I Heru Sarjana, Bendahara Umum Nur Aminingrum, Wakil Bendahara Sukiman, serta Kepala Bidang Binpres Krisnawan yang didampingi Master Anto.
Dalam paparannya, Binpres mengusulkan sistem klasifikasi atlet dalam Pelatkab 2026 dengan tiga tingkatan pembinaan.
Level pertama diperuntukkan bagi atlet peraih medali emas pada Porda 2025. Level kedua bagi atlet peraih medali selain emas pada ajang yang sama.
Sementara level ketiga disiapkan bagi atlet yang belum pernah mengikuti Porda maupun cabang olahraga baru yang mulai dikembangkan.
Melalui skema tersebut, performa atlet dan cabang olahraga akan dipantau melalui kejuaraan daerah (Kejurda). Hasil Kejurda akan menjadi dasar penerapan sistem promosi dan degradasi dalam program pembinaan.
Kepala Bidang Binpres Krisnawan menyebut pendekatan ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi medali yang dimiliki Kulon Progo.
“Target realistis yang kami susun adalah 68 medali emas pada Porda DIY 2027. Salah satu fokusnya adalah meningkatkan capaian medali perak agar dapat dikonversi menjadi medali emas,” kata Krisnawan.
Ketua Umum KONI Kulon Progo Hamam Mutaqim menilai inisiatif yang disusun Bidang Binpres di bawah koordinasi Wakil Ketua Umum I Master Zuharsono Azhari menjadi langkah awal penting dalam menata pembinaan atlet menuju Porda 2027.
Menurut Hamam, posisi Kulon Progo sebagai tuan rumah menuntut kesiapan yang lebih matang, tidak hanya pada aspek penyelenggaraan, tetapi juga pada peningkatan prestasi atlet daerah.
“Persiapan yang sistematis sejak sekarang penting agar atlet Kulon Progo mampu menunjukkan peningkatan prestasi sekaligus memperbaiki peringkat pada Porda DIY 2027,” ujarnya.
Rapat tersebut sekaligus menjadi forum awal konsolidasi internal pengurus harian untuk menyamakan arah pembinaan prestasi olahraga daerah dalam dua tahun menuju Porda.
Liputan: Anung Marganto



