Bupati Kulon Progo Agung Setyawan Melantik 100 Kepala Sekolah dan Pejabat Fungsional

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan melantik dan mengambil sumpah jabatan 100 kepala sekolah dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo yang berlangsung di Aula Adikarto, Jumat (6/3/2026). (foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Bupati Kulon Progo Agung Setyawan melantik dan mengambil sumpah jabatan 100 kepala sekolah dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo yang berlangsung di Aula Adikarto, Jumat (6/3/2026).

Pelantikan tersebut meliputi 76 kepala sekolah yang terdiri dari 64 Kepala SD dan 12 Kepala SMP, 22 pejabat administrator dan pengawas, serta 2 pejabat fungsional pengadaan barang/jasa dan pengawas urusan pemerintahan.

Agung Setyawan menjelaskan bahwa pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan sejumlah regulasi, antara lain Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2025, Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 129/P/2025.

 Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dan Badan Kepegawaian Negara Nomor 9 Tahun 2025 dan Nomor 5 Tahun 2025 yang mengatur pengangkatan, penugasan, pemindahan, dan pemberhentian guru sebagai kepala sekolah dan pengawas sekolah.

“Regulasi tersebut menegaskan bahwa pengangkatan kepala sekolah harus dilakukan secara sistematis, transparan, serta berbasis kebutuhan dan kompetensi melalui tahapan seleksi dan pelatihan yang terencana.” jelas Agung.

Agung menegaskan adanya pergeseran paradigma kepemimpinan di sekolah. Menurutnya, jabatan Kepala Sekolah saat ini sudah bersifat full manajerial. Kepala sekolah tidak lagi hanya dianggap sebagai guru dengan tugas tambahan, melainkan manajer pendidikan yang bertanggung jawab penuh atas organisasi.

“Kepala sekolah bertanggung jawab terhadap perencanaan program, pengelolaan SDM, sarana prasarana, keuangan, hingga pengembangan mutu pembelajaran. Saya berharap Bapak dan Ibu menjadi pemimpin yang visioner dan inovatif,” tegasnya.

BACA JUGA  Tidak Menutup Kemungkinan Ada Tersangka Lain dalam Kasus Korupsi di BUKP Galur Kulon Progo

Selain masalah pendidikan, Bupati juga menyoroti pentingnya integritas dalam tata kelola pemerintahan.

Ia berpesan kepada pejabat administrator, pengawas, dan fungsional yang baru dilantik agar mampu membawa perubahan positif bagi birokrasi di Kulon Progo.

“Saya tekankan integritas yang tinggi. Kelola anggaran secara transparan dan akuntabel. Gunakan setiap sumber daya untuk kepentingan masyarakat dan peningkatan mutu layanan, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” tambah Agung.

Bupati berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjadi motor penggerak perubahan dan teladan bagi lingkungan kerja masing-masing demi kemajuan Kabupaten Kulon Progo.

Liputan : W Maryanti

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *