Kulon Progo, Proliman News — Gemuruh dan kemeriahan memuncak di Lapangan Bola Voli Cakra Arena, Padukuhan Nganti, Kalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap, saat malam puncak Grand Final Turnamen Bola Voli Antardusun Cornida Cup XXI Tahun 2026. Event tahunan yang diikuti oleh 32 tim terbaik se-Kabupaten Kulon Progo ini sukses menutup seluruh rangkaian pertandingannya dengan meriah.
Ajang bergengsi yang dimulai sejak 12 September 2026 ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi olahraga, tetapi juga menjelma sebagai pesta rakyat yang menyedot antusiasme tinggi dari ribuan penonton.
Malam puncak mempertemukan tim-tim tangguh yang saling adu gengsi demi meraih podium tertinggi. Pada perebutan tempat ketiga dan keempat, tuan rumah Cakra Nganti sukses mengamankan posisi juara ketiga setelah menaklukkan Pervoska Soka dengan skor akhir 3-1.
Sementara itu, partai puncak perebutan gelar juara pertama dan kedua mempertemukan Mbok Ting Ting melawan Amphibie Tirto. Pertandingan berjalan seru, di mana tim Mbok Ting Ting tampil dominan dan mengunci kemenangan telak dengan skor 3-0 tanpa balas, sekaligus dinobatkan sebagai Juara I Cornida Cup XXI Tahun 2026.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, yang hadir langsung dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi mendalam kepada panitia penyelenggara dan masyarakat. Ia menilai Cornida Cup ke-21 membuktikan gairah dan semangat luar biasa dari masyarakat Kokap di tengah kondisi perekonomian yang penuh tantangan.
”Ini adalah bukti nyata bahwa Kulon Progo tetap bersemangat. Di saat acara seperti ini digelar, UMKM bergerak dan masyarakat tumpah ruah penuh antusias,” ujar Agung Setyawan dalam sambutannya Jumat malam, 9 Oktober 2026.
Ia juga menambahkan bahwa fasilitas lapangan yang dibangun merupakan bentuk dukungan pemerintah agar lahir atlet-atlet voli berprestasi tingkat tinggi dari Kokap dan Kulon Progo.
Lurah Hargotirto, Tukiyo, mengapresiasi tinggi seluruh tim perwakilan terbaik dari Kabupaten Kulon Progo yang telah berpartisipasi dalam Cornida Cup ke-21.
”Perjalanan turnamen yang ke-21 ini luar biasa, diikuti dari 32 tim dan semuanya juga berjalan dengan lancar baik dari babak penyisihan hingga grand final malam hari ini tanpa ada hal yang tidak diinginkan. Saya yakin Bapak, Ibu, dan adik-adik semuanya bisa menjaga keamanan. Di dalam pertandingan hanya ada satu kemenangan dan satu kekalahan, namun hal ini bukan masalah bagi tim-tim yang sudah profesional,” ungkap Tukiyo.
Ia juga berpesan agar dinamika kecil seperti kesalahan wasit atau hakim garis di lapangan disikapi secara bijak sebagai hal yang manusiawi dan tanpa tendensi membela pihak mana pun.
Ketua Panitia, Salamudin, menyampaikan selamat datang serta apresiasi mendalam kepada Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, seluruh tamu undangan, sponsor, warga sekitar, dan 32 tim peserta atas dukungan penuh yang diberikan sehingga seluruh rangkaian turnamen dapat terlaksana dengan sukses.
Dalam laporan singkatnya, Salamudin memaparkan bahwa seluruh rangkaian kompetisi—mulai dari babak penyisihan pada 12–22 September 2026, babak 16 besar pada 25–29 September 2026, perempat final pada 2–3 Oktober 2026, hingga semifinal pada 7 Oktober 2026—telah berjalan lancar tanpa insiden hingga malam penutupan.
”Kami berharap turnamen ini dapat kembali digelar tahun depan dalam keadaan yang lebih baik, lebih meriah, dan lebih membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya (AR).
Liputan: W Maryanti



