Kabar Baik dari Pasar: Mayoritas Harga Pangan Kompak Turun per 12 Juni 2026

Kabar baik per Jumat (12/6)! Rupiah sukses balik arah dan menguat tajam ke level Rp17.860/bukan lagi di atas 18 ribu menyusul sinyal damai di Timur Tengah. (Foto/Dok)

Jakarta, Prolimannews — Di tengah momentum pemulihan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, masyarakat Indonesia mendapatkan angin segar dari sektor pangan. Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) pada Jumat (12/6/2026), mayoritas komoditas pangan utama di tingkat eceran nasional kompak menunjukkan tren penurunan harga atau deflasi harian. Kondisi ini memberikan napas lega bagi daya beli masyarakat setelah sempat dibayangi kekhawatiran lonjakan inflasi akibat fluktuasi kurs pada awal pekan.

Komoditas utama penopang inflasi, yakni beras dan cabai, menjadi motor utama penurunan harga hari ini. Harga beras kualitas medium I terpantau melandai ke angka Rp16.000 per kg, disusul oleh beras kualitas super I yang turun ke posisi Rp17.050 per kg, dan super II di level Rp16.550 per kg. Namun, pengecualian terjadi untuk wilayah DKI Jakarta, di mana beras jenis IR 64 justru mengalami kenaikan tipis di kisaran Rp13.960 hingga Rp15.820 per kg tergantung kelasnya akibat penyesuaian pasokan di pasar induk.

Sementara itu, penurunan paling drastis terjadi pada kelompok cabai. Setelah sempat melonjak tinggi, hari ini harga cabai merah besar merosot menjadi Rp60.300 per kg dan cabai merah keriting turun ke Rp58.650 per kg. Penurunan ini juga diikuti oleh cabai rawit hijau yang kini dibanderol Rp50.500 per kg serta cabai rawit merah yang berhasil turun ke angka Rp77.950 per kg setelah sempat bertengger di kisaran Rp95.000 pada pekan lalu.

BACA JUGA  Seluruh Mata Anak Bangsa Terpana Melihat Presiden Prabowo Naik Maung Garuda Mobil Baru Buatan Pindad

Kabar baik juga datang dari lapak daging dan unggas. Harga daging ayam ras segar sukses turun ke level Rp36.000 per kg. Tren serupa terjadi pada koridor daging sapi; daging sapi kualitas I kini turun menjadi Rp139.900 per kg dan kualitas II berada di angka Rp131.350 per kg.
Untuk kebutuhan pokok lainnya, harga telur ayam ras segar akhirnya berhasil menembus ke bawah level psikologis Rp30.000, tepatnya di posisi Rp29.800 per kg. Di sisi lain, harga minyak goreng curah juga mencatatkan koreksi turun tipis ke angka Rp20.350 per liter.

Meskipun mayoritas pangan pokok melandai, konsumen tetap perlu mengantisipasi adanya anomali kenaikan harga pada kelompok bumbu dapur (bawang) dan gula pasir yang dipicu oleh tersendatnya distribusi di tingkat hulu.

Harga bawang merah hari ini terpantau merangkak naik ke level Rp57.300 per kg, disusul oleh bawang putih yang naik ke posisi Rp43.400 per kg. Sektor pemanis juga belum sepenuhnya stabil, di mana gula pasir kualitas premium mengalami kenaikan tipis menjadi Rp20.850 per kg, sementara untuk gula lokal rata-rata nasional berada di angka Rp19.600 per kg.
Secara keseluruhan, penurunan mayoritas harga pangan hari ini diharapkan dapat menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga domestik di paruh pertama bulan Juni ini.

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *