Mungkid, Prolimannews — Pemerintah Kabupaten Magelang kembali membuka peluang kerja besar-besaran bagi masyarakatnya. Melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinnaker), Pemkab Magelang menggelar Job Fair 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni Selasa (23/6/2026) dan Rabu (24/6/2026).
Acara yang dipusatkan di Pendopo Lapangan Drh Soepardi, Sawitan, Kota Mungkid ini dibuka mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Sebanyak 3.717 lowongan pekerjaan disediakan untuk memfasilitasi para pencari kerja lokal agar bisa langsung berinteraksi dengan pihak perusahaan.
Kepala Bidang Penempatan Kerja dan Transmigrasi Disperinnaker Kabupaten Magelang, Rina S. Nasution, menjelaskan bahwa agenda ini menjadi jembatan langsung antara pencari kerja dan penyedia lapangan kerja.
Job Fair ini dilaksanakan dalam rangka fasilitasi saudara-saudara kita, para pencari kerja, untuk bisa bertemu langsung dengan para penyedia lapangan kerja atau perusahaan-perusahaan yang membutuhkan. Sehingga di sini bisa dilaksanakan wawancara dan seleksi,” ujar Rina saat ditemui di lokasi acara, Selasa (23/6/2026).
Rina mengungkapkan, setidaknya ada 36 perusahaan yang hadir secara offline untuk membuka stan lowongan kerja. Selain itu, pendaftaran juga dibuka secara online melalui platform Siap Kerja dengan kuota yang tidak terbatas.
Menariknya, Job Fair kali ini juga bersifat inklusif dengan menyediakan peluang bagi kelompok difabel.
“Ada, disediakan (lowongan untuk difabel). Kalau kuota nanti masing-masing perusahaan nanti ada,” tambah Rina.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menegaskan bahwa acara ini merupakan komitmen nyata pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan warga. Menurutnya, program ini tidak hanya setahun sekali, melainkan rutin digelar berkala.
“Ini kan sudah kontinu. Tahun kemarin sudah. Kita melakukan seperti ini 4 bulan sekali. Ya, ini sebagai komitmen dari Pemerintah Kabupaten Magelang untuk selalu menyajikan apapun yang dirasa bisa membuat masyarakat Kabupaten Magelang lebih baik,” tegas Grengseng.
Ia berharap masyarakat Kabupaten Magelang yang sudah siap masuk dunia kerja namun belum mendapatkan kesempatan, bisa memanfaatkan momentum ini dengan maksimal karena peluangnya sudah didekatkan ke masyarakat.
Menanggapi kekhawatiran pencari kerja mengenai perusahaan yang kerap kali hanya mengumpulkan database tanpa melakukan penyerapan tenaga kerja yang nyata, Bupati Grengseng memastikan pihaknya akan melakukan pengawasan ketat. Pemkab Magelang telah menyediakan fasilitas penunjang di lokasi agar proses rekrutmen bisa diselesaikan langsung di tempat.
“Ini sebetulnya bisa dipantau per menit, bisa dipantau. Nanti pemerintah memantau. Yang kedua, kalau misalnya di sini masih membutuhkan ruangan untuk interview, ada. Ada lokasi-lokasi untuk interview dan lanjutan penerimaan diberi ruangan,” pungkasnya.
Bagi masyarakat Kabupaten Magelang yang sedang mencari pekerjaan, masih ada kesempatan untuk datang langsung ke Pendopo Lapangan Drh Soepardi hingga Rabu esok dengan membawa berkas lamaran lengkap.
Liputan: Bagus Anies



