Yogyakarta, Proliman News – Tim nasional Prancis berhasil mengamankan tiket menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menyudahi perlawanan sengit Paraguay dengan skor tipis 1-0. Bertanding di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Amerika Serikat, skuad Les Bleus harus memeras keringat sedalam-dalamnya untuk membongkar pertahanan rapat tim Amerika Selatan tersebut.
Jalannya Pertandingan
Prancis mendominasi penguasaan bola hingga lebih dari 80% pada 20 menit pertama laga dan mencatatkan operan enam kali lipat lebih banyak dari Paraguay. Namun, mereka gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran akibat kedisiplinan lini belakang Paraguay yang digalang oleh Julio Enciso.
Ketatnya paruh pertama membuat pertandingan ini menjadi laga fase gugur Piala Dunia ketiga sejak tahun 1966 yang sama sekali tidak menghasilkan tembakan tepat sasaran (shot on target) dari kedua tim di babak pertama.
Frustrasi Prancis memuncak setelah setengah jam laga berjalan. Bintang mereka, Kylian Mbappé, kehilangan ketenangan setelah dijatuhkan secara kasar oleh Andrés Cubas, memicu perselisihan fisik yang melibatkan hingga 20 pemain di lapaangan.
Memasuki babak kedua dengan suhu mencapai 39 derajat Celsius, pelatih Didier Deschamps memasukkan Désiré Doué pada menit ke-61 untuk menambah daya gedor. Strategi ini terbukti jitu ketika enam menit berselang, penyerang tersebut meliuk-liuk melewati tiga pemain di kotak penalti sebelum dijatuhkan paksa oleh Diego Gómez.
Kylian Mbappé yang maju sebagai algojo penalti pada menit ke-70 sukses menaklukkan kiper lawan dengan sepakan rendah ke pojok gawang, sekaligus memecah kebuntuan menjadi 1-0. Di masa injury time, Mbappé nyaris menggandakan skor jika tembakannya tidak dihalau oleh penyelamatan ganda gemilang dari kiper Paraguay, Orlando Gill.
Bek tengah Prancis, William Saliba, dinobatkan sebagai pemain terbaik berkat performa kokohnya yang mementahkan setiap upaya serangan balik cepat dari Paraguay.
Liputan: Galang Andika Pratama



