Resmi Dipimpin Joko Mursito, Pengurus Baru PBVSI Kulon Progo Ditantang Buktikan Prestasi

Pengurus Kabupaten PBVSI Kulon Progo masa bakti 2026–2030 resmi dilantik di GOR Jati Moncer Pengasih pada Sabtu (11/7) malam. Di bawah kepemimpinan Joko Mursito, kepengurusan periode ini sengaja dibentuk dengan formasi yang lebih besar demi membawa energi baru untuk pembinaan voli yang lebih masif. (Foto/Dok)

Kulon Progo, Proliman News – Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kulon Progo masa bakti 2026–2030 resmi dilantik pada Sabtu, (11/7/2026) malam.

Pelantikan pengurus yang berlangsung di GOR Jati Moncer Pengasih ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pergantian kepengurusan.

Di balik seremoni tersebut, muncul tuntutan agar pengurus baru mampu menjawab tingginya ekspektasi masyarakat terhadap peningkatan prestasi bola voli Kulon Progo, terutama menjelang Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2027.

Ketua Umum PBVSI Kulon Progo, Joko Mursito menegaskan kepengurusan yang dibentuk kali ini sengaja dibuat lebih besar karena dibutuhkan energi yang lebih kuat untuk membangun pembinaan bola voli di seluruh wilayah Kulon Progo. Menurutnya, kepengurusan baru mengusung semangat “PBVSI Nyawiji Ngudi Prestasi” sebagai arah gerak organisasi selama empat tahun ke depan.

“Kepengurusan PBVSI Kabupaten Kulon Progo 2026–2030 tergolong jumlahnya besar, karena kami perlu energi yang besar juga untuk membangun, mengembangkan, dan memajukan perbola-volian di Kulon Progo,” ujar Joko.

Ia mengajak seluruh pengurus dan insan bola voli meninggalkan pola kerja individual.

“Mari kita jalan jauh bersama-sama, bukan jalan cepat sendiri-sendiri,” tandas Joko Mursito yang juga Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kulon Progo ini.

Sementara itu, Ketua KONI Kulon Progo Hamam Mutaqim secara terbuka meminta PBVSI mampu menghadirkan prestasi saat Kulon Progo menjadi tuan rumah Porda DIY 2027.

BACA JUGA  Satu Lagi Hadir Tempat Nongkrong Enak Harga Rakyat di Kota Wates Kulon Progo, BASO-K Kafe

“Paling tidak perak atau perunggu. Dan saya yakin Joko Mursito tidak akan menerima itu. Saya yakin akan membawa emas untuk bola voli Kabupaten Kulon Progo pada Porda 2027,” tegas Hamam.

Hamam menilai optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, geliat kompetisi bola voli di Kulon Progo berlangsung hampir setiap malam, mulai tingkat kampung, kalurahan hingga kapanewon. Aktivitas kompetisi itu dinilai menjadi modal penting untuk memperbanyak jam terbang atlet muda.

“Hampir setiap malam ada turnamen bola voli. Ini menjadi pemacu bagi atlet-atlet Kulon Progo untuk terus berprestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PBVSI DIY Prof. Dr. Suhadi mengingatkan bahwa tingginya target prestasi tidak akan tercapai apabila pelantikan hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, amanah yang diterima pengurus harus diwujudkan melalui program kerja yang jelas dan terukur.

“Pelantikan pengurus jangan hanya sekadar upacara seremonial saja. Ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan sungguh-sungguh,” kata Suhadi.

Ia meminta pengurus baru segera menyusun program pembinaan yang selaras dengan kebijakan PBVSI DIY dan PBVSI Pusat, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, KONI, serta berbagai pemangku kepentingan.

Suhadi juga menegaskan ukuran keberhasilan PBVSI Kulon Progo tidak semata-mata ditentukan oleh raihan medali di Porda. Lebih dari itu, organisasi dituntut mampu melahirkan atlet yang dapat memperkuat kontingen DIY bahkan menembus tim nasional.

BACA JUGA  Dua Dekade Forum Rohis Kulon Progo, Momentum Tebar Manfaat

“Harapannya tidak hanya memperoleh medali di Porda, tetapi juga mampu menyumbangkan atlet untuk DIY, kemudian ke tingkat nasional, bahkan internasional,” harap Dr Suhadi.

Liputan: W Maryanti

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *