Cawabup Kulon Progo 2024 Nomor Urut 1 Ambar Purwoko Ingin Geliatkan Ekonomi Kreatif Berbasis IT

Calon Wakil Bupati Kulon Progo 2024 Nomor Urut 1, Ambar Purwoko optimis Kabupaten Kulon Progo akan melesat cepat melalui program ekonomi kreatif.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News- Calon Wakil Bupati Kulon Progo 2024 Nomor Urut 1, Ambar Purwoko optimis Kabupaten Kulon Progo akan melesat cepat melalui program ekonomi kreatif berbasis IT.

“Ini program yang sedang kami gagas untuk memberdayakan aset luar biasa yang dimiliki wilayah ini. Yakni ada 30 ribu lebih anak muda di Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2024 ini,” ujarnya.

Apa yang digagas Paslon Bupati-Wakil Bupati Kulon Progo Nomor Urut 1, Agung Setyawan – Ambar Purwoko itu, diantaranya program ekonomi kreatif untuk kelompok anak-anak muda di bawah 40 tahun.

Jika program ekonomi kreatif yang berbasis teknologi komputer (IT) berjalan dengan baik maka setidaknya akan ada lompatan pertumbuhan ekonomi cukup signifikan bagi Kabupaten Kulon Progo.

“Ide dasarnya, wilayah ini memiliki 30 ribu anak muda, dan dipastikan mereka semua mengenal dengan baik dunia maya dan dipastikan 90 persen lebih mengenal beberapa aplikasi dan media sosial,” tuturnya.

Sehingga dengan demikian, ada modal dasar sumber daya manusia (SDM), memiliki pengehatuan teknologi IT dan sangat care dengan aplikasi dan media sosial.

“Lalu apa yang bisa digarap untuk mereka ? Kan begitu pertanyaannya,” selorohnya ketika ditemui media usai melakukan senam masal di Standion Cangkring Wates, Minggu (10/11/2024).

Maka sedang diolah bagaimana modal dasar yang demikian baik tersebut menjadi aksi nyata yang berujung pada peningkatan pendapatan bagi dan atau pendapatan baru bagi  banyak anak –anak muda.

BACA JUGA  Pemda Kabupaten Timor Tengah Utara Bakal Memiliki Produk Rokok Merek SABO'OT FE, Mantap !

Ada beberapa cluster yang bisa digarap, pertama cluster marketing on line atau semacam kelompok-kelompok pemasaran aneka produk beserta tim kreatif digitalnya.

Kedua, cluster media kreatif baik untuk sektor hiburan maupun informasi serius yang kini belum banyak digarap oleh anak-anak muda.

“Untuk cluster kedua ini memang membutuhkan banyak sentuhan pendidikan teknologi IT-nya, tetapi cukup sekali dua kali pelatihan dipastikan bisa langsung diaplikasikan ilmunya,” katanya.

Kenapa menggarap wilayah ini, karena selama ini konten kreator itu lebih banyak menyuguhkan berbagai hal materi hiburan dengan ala kadarnya atau bahkan jauh dari unsur menghibur.

“Maka ke depan penting untuk mengarahkan lebih banyak anak-anak muda untuk menggarap sektor ini agar memperbaiki kualitas tayangan hiburan di media sosial di Tanah Air,”ungjkapnya.

Ketiga, cluster agensi atau biro jasa terkait produk rekayasa disektor apa saja.

“Dalam cluster ini tentu sangat dibutuhkan sentuhan pendidikan IT lebih mahir dan dibutuhakan skill yang lebih berkelas. Tetapi out put-nya juga sangat bernilai. Ini yang belum banyak digarap,” ujarnya.

Maka dipemerintahannya ke depan pelatihan-pelatihan IT tingkat lanjut seperti ini akan diperkuat agar tercipta sumber ekonomi baru dari semakin canggihnya dunia maya.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *