Gedung Poliklinik Baru RSUD Temanggung Dibangun, Warga Bakal Dapat Layanan Kesehatan Lebih Nyaman

Gedung Poliklinik Baru RSUD Temanggung Dibangun, Warga Bakal Dapat Layanan Kesehatan Lebih Nyaman. (Foto/Dok)

Temanggung, Proliman News – Masyarakat Kabupaten Temanggung ke depan akan mendapatkan fasilitas layanan kesehatan yang lebih nyaman dan representatif. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Temanggung kini mulai membangun gedung Poliklinik baru setinggi delapan lantai untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien.

Pembangunan gedung tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2027 dengan nilai kontrak mencapai Rp155,4 miliar. Kehadiran gedung baru ini diharapkan dapat memberikan ruang pelayanan yang lebih memadai, sekaligus menjawab meningkatnya jumlah masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan di RSUD Temanggung.

Direktur RSUD Kabupaten Temanggung, dr. Tetty Kurniawati, mengatakan pembangunan gedung Poliklinik baru merupakan bagian dari upaya rumah sakit meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan kenyamanan kepada pasien dan keluarga.

“Dengan pembangunan gedung Poliklinik baru ini, kami berharap pelayanan terhadap masyarakat maupun pasien dapat berjalan semakin baik dan representatif. Kami berkomitmen untuk memberikan kenyamanan bagi pasien maupun keluarga penunggu,” ujarnya di sela Groundbreaking Pembangunan Gedung Poliklinik RSUD Kabupaten Temanggung, Selasa (11/8) pagi.

Menurutnya, peningkatan jumlah pasien dari waktu ke waktu membuat kebutuhan terhadap fasilitas pelayanan yang lebih luas dan representatif semakin mendesak. Karena itu, pembangunan gedung baru diharapkan mampu membuat proses pelayanan berjalan lebih optimal.

Sementara itu, Bupati Temanggung Agus Setyawan menegaskan bahwa peningkatan fasilitas harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan. Menurutnya, masyarakat harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal tanpa adanya perbedaan berdasarkan status pasien.

“Akhir-akhir ini beberapa rumah sakit viral lantaran masalah pelayanan yang kurang baik. Bahkan ada pasien di sebuah rumah sakit luar daerah yang meninggal dunia saat menunggu kesempatan pelayanan. Ini pembelajaran bagi kita semua, pelayanan itu harus sampai paripurna,” tegasnya.

Agus meminta seluruh tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang sama kepada setiap pasien, baik peserta BPJS maupun pasien umum.

“Layani sebaik-baiknya, jangan membeda-bedakan itu pasien BPJS atau umum, mereka itu sama. Ketika melayani, posisikan diri kita adalah mereka yang ditangani,” katanya.

Selain pelayanan, Agus juga mengingatkan penyedia jasa konstruksi agar pembangunan gedung dilakukan secara profesional, baik dari sisi mutu maupun waktu penyelesaian.

“Kita sangat berhati-hati dalam pelaksanaannya. Tahapan demi tahapan berjalan secara baik, tidak ada intervensi dari pihak manapun terkait lelang. Mari kita kawal semua proses sampai akhir agar benar-benar dapat dirasakan manfaatnya,” pintanya.

Gedung Poliklinik baru tersebut nantinya memiliki delapan lantai, dengan enam lantai di antaranya difungsikan sebagai ruang pelayanan pasien. Sejumlah layanan yang akan tersedia antara lain Instalasi Radiologi, Poli Penyakit Dalam, Ruang Fisioterapi, Poli Hematologi, Poli Tumbuh Kembang Anak, Poli Psikologi, dan sejumlah layanan lainnya.

Dengan hadirnya fasilitas baru tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh layanan kesehatan yang lebih lengkap, tetapi juga merasakan suasana pelayanan yang lebih nyaman, tertata, dan manusiawi.

Pembangunan gedung ini pada akhirnya bukan sekadar menambah bangunan rumah sakit, melainkan menghadirkan ruang pelayanan yang lebih layak bagi masyarakat Temanggung ketika membutuhkan pertolongan dan perawatan kesehatan.

Liputan: Nadhifa Zara

Deskripsi Banner
BACA JUGA  Ketua DPD PAN Kulon Progo Muhatrom Asrori: Kita Tidak Bisa Menghapus Kemiskininan dengan Cara Apapun !

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *