Pejabat Bea Cukai Kembali Terjerat KPK, Menkeu Purbaya Komitmen Pangkas Celah Korupsi

Pejabat Bea Cukai Kembali Terjerat KPK, Menkeu Purbaya Komitmen Pangkas Celah Korupsi. (Foto/Dok)

Jakarta, Proliman News — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan respons tegas menyikapi kembali ditangkapnya pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat dugaan kasus korupsi.

​Meski mengakui bahwa celah penyelewengan di kementeriannya tidak dapat dihilangkan secara total, Menkeu memastikan pihak Kemenkeu akan bertindak tegas demi menekan angka pelanggaran di seluruh unit kerja vertikal.

​”Ke depan saya harapkan hal-hal seperti itu tidak terulang lagi, atau makin berkurang. Tidak mungkin [penyelewengan] menjadi nol, tapi menuju nol,” ujar Purbaya.

​Fokus Reformasi SDM dan Integritas

​Purbaya menegaskan bahwa reformasi sumber daya manusia (SDM) di tubuh DJBC maupun Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus berjalan dan menjadi prioritas pembenahan. Penguatan integritas dan profesionalisme aparatur dinilai menjadi kunci utama dalam mendukung pengumpulan penerimaan negara.

​”Kita sedang melakukan perbaikan di Ditjen Bea Cukai dan Ditjen Pajak, jadi ini salah satu titik yang harus kita perbaiki ke depan,” tuturnya.

​Daftar Pejabat Terjerat Korupsi

​Penegakan hukum terbaru oleh KPK menyasar Kepala Kantor Bea dan Cukai Kediri, Gatot Heroe Hernanda. Gatot ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait kepabeanan dengan nilai mencapai Rp3,25 miliar.

​Kasus ini menambah daftar panjang pejabat di lingkungan DJBC yang berurusan dengan penegak hukum. Sebelumnya, operasi tangkap tangan (OTT) KPK juga menjerat beberapa pejabat DJBC lainnya, antara lain:

​Rizal: Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan periode 2024–Januari 2026).

​Sisprian Subiaksono: Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai.

​Orlando Hamonangan: Kepala Seksi Intelijen Bea Cukai.

​Melalui langkah pembenahan internal serta tindakan hukum dari pihak berwenang, Kemenkeu berharap tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga pengumpul penerimaan negara ini dapat terus dipulihkan.

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner
BACA JUGA  Danrem 001/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran Pimpin Langsung Pembubaran Aksi Pengibaran Bendera GAM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *