Aceh, Proliman News – Prajurit TNI bersenjata laras panjang dilaporkan membubarkan iring-iringan massa yang hendak mengantar bantuan ke Aceh Tamiang di Lhokseumawe karena mengibarkan bendera bulan bintang pada Kamis (25/12/2025).
Awalnya warga berangkat dari Beureunuen, Kabupaten Pidie dengan truk terbuka hingga sepeda motor dan membawa bantuan.
Sejumlah orang yang ada di atas truk turut mengibarkan bendera bulan bintang.
Sesampainya di Lhokseumawe – Aceh Utara kemudian diadang oleh TNI yang meminta agar tidak mengibarkan bendera tersebut. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran dalam pembubaran itu.
Kolonel Inf Ali Imran Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, tampak turun ke lapangan untuk memimpin langsung pembubaran aksi pengibaranb Bendera GAM ini.
Kolonel Inf Ali Imran dikenal sebagai salah satu putra asli Aceh yang memiliki karier militer cemerlang, termasuk latar belakang di pasukan elite Kopassus.
Putra asli Aceh ini lahir di Banda Aceh pada 9 Juni 1978. Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2000.
Saat dilantik pada April 2024, ia tercatat sebagai salah satu Danrem termuda di Indonesia.
Sebelum menjabat sebagai Danrem 011/Lilawangsa yang bermarkas di Lhokseumawe, ia lama bertugas di Korps Baret Merah (Kopassus).
Pernah bertugas di Paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden) dan BAIS TNI (Badan Intelijen Strategis).
Pernah menjabat sebagai Dandim 0506/Tangerang.
Sebelum menjadi Danrem, ia menjabat sebagai Kepala PII Pusintelad (Pusat Intelijen Angkatan Darat).
Dalam konteks situasi bencana saat ini, Kolonel Ali Imran sangat aktif memimpin penanggulangan bencana di wilayah kerjanya.
Ia bahkan dilaporkan turun langsung menyalurkan bantuan kepada korban banjir bandang di wilayah Sawang, Aceh Utara dan sekitarnya.
Ali Imran dikenal tegas dalam menginstruksikan jajarannya (Kodim-Kodim di wilayah pantai timur-utara Aceh) untuk siaga penuh membantu evakuasi warga dan pembersihan material longsor di jalur-jalur vital seperti Jalan Nasional Bireuen-Takengon.
Sebagai “Putra Aceh”, kepemimpinannya sering mendapat apresiasi karena pendekatan yang komunikatif dengan tokoh-tokoh lokal dan respons cepatnya terhadap isu-isu di wilayah Aceh.
Liputan : Proliman News



