Jakarta, Proliman News — Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) menyoroti dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap keberangkatan jemaah umrah Indonesia. Sebaran abu vulkanik di ruang udara berpotensi mengganggu jadwal penerbangan internasional, khususnya melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Berikut poin-poin utama imbauan dan perhatian HIMPUH:
- Ancaman Disrupsi Penerbangan: Sebaran abu vulkanik di lintasan udara berisiko memicu penundaan (delay), perubahan rute, hingga pembatalan jadwal penerbangan oleh maskapai demi keselamatan.
- Koordinasi Intensif PPIU: Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) diminta aktif memantau status penerbangan secara real-time melalui komunikasi berkala dengan pihak maskapai dan pengelola bandara.
- Mitigasi Logistik dan Layanan: PPIU diimbau menyiapkan skenario darurat terkait akomodasi, konsumsi, dan transportasi darat jika terjadi penumpukan jemaah di area bandara akibat keterlambatan penerbangan.
Imbauan Keterbukaan Informasi
HIMPUH meminta seluruh anggotanya menyampaikan perkembangan situasi jadwal penerbangan secara transparan kepada calon jemaah umrah, dengan memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan jemaah sebagai fokus utama.
Liputan: Galang Andika Pratama



