Lajiyo Yok Mulyono: 60 Warga Dekso Kalibawang Serahkan lahannya untuk Pembangunan Rumah Sakit

“Maka di wilayah ini mendesak didirikan rumah sakit umum (RSU) yang lengkap setidaknya rumah sakit tipe A,” katanya menjelaskan.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Wakil ketua DPRD Kulon Progo Lajiyo Yok Mulyono mengapresiasi setinggi-tingginya terhadap warga di Dekso, Kalibawang, Kulon Progo yang dengan semangat membara menyiapkan lahan mereka untuk pembangunan Rumah Sakit Internasional Dekso, Kalibawang, Kulon Progo.

“Ini luar biasa. Ini harus disampaikan kepada Pemerintah Pusat, ini harus diapresiasi, karena lebih dari 60 orang warga telah mengumpukan sertifikat kepemilikan lahan disertai surat dukungan dari ahli waris mereka, untuk lahan mereka digunakan sebagai titik pembangunan Rumah Sakit Internasional atau Rumah Sakit Tipe A, total ada 3,5 hektar, ” katanya usai menerima dokumen dari warga Senin (14/9/2026).

Yok Mulyono mengatakan, lahan seluas 3,5 hektar tersebut berada dalam satu kawasan dan ngemblok di pinghir jalan Sleman – Purworejo, berada di titik sangat strategis.

Kini dokumen kepemilikan serta surat kerelaan dari pemilik serta ahli waris-nya bahkan sudah berada di tangannya, disertai peta kawasan lengkap dengan dokumen pendukung lain.

“Dokumen ini perlu segera disampaikan kepada Pemerintah Pusat maupun investor, siapa yang duluan bersedia membangun rumah sakit internasional atau rumah sakit paripurna di wilayah tersebut,” katanya.

Ia mengatakan Lebih dari 60 orang warga pemilik lahan di Dekso, Kalibawang, Kulon Progo ini menyatakan menginginkan adanya rumah sakit kelas A atau rumah sakit paripurna, bukan rumah sakit tipe D atau C sebagaimana terekspose di media beberapa hari ini.

BACA JUGA  Kolaborasi Pemkab Kulon Progo dan Universitas Janabadra Buka Peluang Kuliah Lebih Mudah bagi Warga dan Pegawai

Kenapa begitu, karena kawasan ini dihuni lebih dari 200 ribu warga mereka berada di kawasan yang akses kesehatannya susah, akses keluar wilayah susah, berada di kapanewon Kalibawang, Samigaluh Girilmulyo, Kokap dan Nanggulan.

“Kami berharap rumah sakit ini menjadi andalam ratusan ribu warga disekitarnya. Tidak perlu dirujuk kemana mana cukup disini, seluruh tindakan bisa diselesaikan. Sehingga bukan Rumah sakit Tipe D atau C, tetapi Tipe A, ” tegasnya.

Selain itu keberadaan rumah sakit paripurna ini juga akan memberi manfaat bagi warga masyarakat di sekitarnya, yakni di kawasan Kabupaten Purworejo, kabupaten Magelang dan Sleman Yogyakarta.

“Warga dari ketiga kabupaten di Jateng tersebut juga akan lebih mudah akses kesehatannya karena dekat dengan ke rumah sakit ini, jika di sini dibangun rumah sakit yang canggih dan paripurna,” tegas Yok Lajiyo.

Yoh Lajiyo menegaskan bahwa ide membangun rumah sakit ini sudah berlangsung sekitar 3 tahun lalu. Tetapi saat itu warga belum gembleng satu kata.

Tetapi sekarang 60 lebih warga pemilik lahan sudah memberikan sertifikat tanahnya disertai surat kerelaan dari ahli waris mereka, lahan ini siap untuk disodorkan kepada Pemerintah Pusat atau investor yang bersedia membangun rumah sakit.

Setelah tiga tahun berproses akhirnya warga menemui beberapa lembaga yang kiranya siap mewujudkan adanya rumah sakit kelas A tersebut, diantaranya PP Muhammadiyah dan PBNU. Terakhir sudah warga bertemu dengan Gus Yusuf pengasuh Pondok Pesantren API Magelang yang juga memiliki rumah sakit besar di sana.

BACA JUGA  Warga Hargomulyo Gelar Aksi Tolak Regrouping Sekolah: Disdikpora Sepakati Penggabungan Dibatalkan

Gus Yusuf ketika ditemui mengatakan siap membantu mewujudkan harapan masyarakat di wilayah Kulon Progo utara yang memang diketahui  susah akses kesehatannya.

Suprapto Maken, Koordinator Warga mengatakan, penyerahan dokumen sertifikat dan surat kerelaan ahli waris ini untuk menguatkan investor atau Pemerintah Pusat bahwa mereka benar-benar membutuhkan kehadiran rumah sakit paripurna di wilayah ini.

“Kami berharap, Presiden Prabowo atau Gus Yusuf segera mengamini keinginan warga agar wilayah ini tidak mengalami kesulitan memperoleh layanan kesehatan. Kami berharap di wilayah ini juga berdiri kampus kesehatan agar anak-anak kami bisa sekolah sebagai tenaga kesehatan mulai kedokteran sampai keperawatan, tidak perlu ke luar kota,” ujarnya.

Minggu ini pihak warga didampingi DPRD Kulon Progo dan tokoh masyarakat akan menghadap Gus Yusuf untuk mememinta kesediaan beliau memfasilitasi pembangunan rumah sakit di Dekso, Kalibawang, Kulon Progo.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *